Tips dan Trik

10 Alasan Dibalik Tangisan Bayi Dan Cara Mengatasinya

Banyak orang tua yang pernah merasakan saat bayi tetap menangis meskipun Sudah diberi susu begitupun popoknya juga telah diganti tapi tetap menangis. Kondisi seperti itu pasti membuat Anda bertanya-tanya penyebab dibalik tangisan bayi tersebut. Untuk mengetahuinya, simak 10 alasan bayi menangis berikut ini.

10 Alasan Dibalik Tangisan Bayi Dan Cara Mengatasinya

  1. Lapar

Jika Ana memberikan bayi susu sebelum tidur lalu ia terbangun pada 3–4 jam jam kemudian, dan  mulai menangis, mungkin ia merasa lapar. Tangisan bayi seperti ini bisa Anda hentikan dengan memberinya susu.

  1. Merasa kesepian

Jika Anda meninggalkan bayi saat tengat tidur dan ia terbangun dalam keadaan sendiri lalu mulai menangis, bisa jadi ia tidak suka ditinggal sendirian dan merasa kesepian. Berikan kasih sayang pada bayi Anda dengan memeluknya.

  1. Merasa takut

Ketika bayi digendong oleh orang yang dianggapnya asing lalu menangis, berarti bayi Anda sedang merasa takut. Oleh karena itu, berikan penjelasan kepada orang tersebut agar bayi tidak merasa takut dan menangis saat digendong perlu pendekatan terlebih dahulu.

  1. Bayi merasa tidak nyaman

Bayi juga akan menangis jika merasa tidak nyaman saat kepanasan, kedinginan ataupun popoknya terlalu basah. Cari tahu penyebab rasa tidak nyamannya dan segera atasi masalah tersebut.

  1. Lelah

Kelelahan dan ingin tidur juga bisa menimbulkan tangisan bayi. Hal tersebut bisa ditandai dengan bayi yang terlihat tidak bersemangat untuk beraktivitas bahkan tidak mau diajak bermain, dan sering menguap hingga ia menangis.

  1. Sedang kesakitan

Seperti orang dewasa ataupun anak pada umumnya, jika bayi merasakan kesakitan maka akan tiba-tiba menangis dengan kuat. Segera periksa letak sumber rasa sakitnya dan cek suhu bayi Anda.

 

  1. Menderita penyakit tertentu

Bayi yang sedang sakit bisa ditandai dengan tangisannya yang lemah. Segera periksakan lebih lanjut dengan membawanya ke petugas kesehatan.

  1. Kolik

Kolik bisa menyebabkan bayi menangis berkepanjangan. Dokter menduga bahwa kolik adalah semacam kondisi dimana bayi mengalami sakit perut. Sampai saat ini, belum diketahui penyebab pasti kolik. Tangisan bayi dapat terdengar meskipun ia dalam keadaan sehat dan sudah diberi cukup makanan. Umumnya, kolik hanya bertahan hingga usia bayi mencapai 4 bulan.

  1. Merasakan stimulasi yang berlebihan

Bayi juga akan menangis jika ruangan yang ditempati terlalu berisik, atau terdapat banyak orang yang berusaha mendapatkan perhatian bayi Anda. Jadi, segera pindahkan si kecil ke lingkungan yang lebih tenang.

  1. Bosan

Saat Anda sedang sibuk makan atau mengobrol dan tidak memperhatikan bayi Anda yang duduk dikursinya lalu ia mulai menangis, mungkin si kecil sedang bosan. Hilangkan kebosanannya dengan memberinya perhatian dan mainan.

Hal yang Dapat Anda Lakukan Agar Bayi Berhenti Menangis

Mulailah dengan memenuhi kebutuhan dasarnya jika Anda belum dapat mengetahui penyebab bayi menangis. Pastikan pakaian yang ia pakai nyaman, Berikan ia cukup susu, gantilah popoknya secara rutin, dan pastikan ia tidak kedinginan atau kepanasan.

Jika hal-hal dasar tetapi tersebut sudah Anda praktikkan namun ia masih menangis, agar ia berhenti menangis cobalah cara lain seperti memberinya pelukan, memijat halus bagian tubuhnya, memberinya dot atau sesuatu untuk dihisap, memutarkan musik, dan mencoba memberikan mainan.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *