Perlengkapan Anak

( Foto : Right For Education )

 

Memberikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif pastinya merupakan cita-cita semua Ibu. Sudah pasti dikarenakan manfaat pemberian ASI sangatlah besar. Tidak heran banyak bermunculan kampanye-kampanye yang menyemangati para ibu hamil dan ibu menyusui untuk rajin mengkonsumsi makanan untuk ibu menyusui.

Seorang ibu yang masih hamilpun wajib mempersiapkan produksi ASI-nya sehingga ketika bayi telahir dapat segera mengkonsumsi ASI, terlebih kolostrum di empat hari pertama kelahiran akan sangat memberikan pengaruh pada kualitas tumbuh kembang bayi.

Kolostrum adalah susu pertama yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia, termasuk manusia di dalamnya. Kolostrum mulai diproduksi sejak pertengahan kehamilan dan empat hari pertama kelahiran. Cairan ini dikenal sebagai cairan ajaib dikarenakan kandungan dan manfaatnya yang luar biasa. Warnanya tidak putih, melainkan keemasan.

 

Di dalam kolostrum terdapat banyak zat-zat baik. Di antaranya konsentrasi protein dan konsentrasi lemak yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan susu biasa. Kondisi membuat kolostrum merupakan satu-satunya susu yang cocok dengan kebutuhan bayi di awal-awal kelahiran.

Pada masa ini bayi memiliki kebutuhan yang luar biasa akan tindakan untuk perkembangan biologisnya untuk membangun sistem kekebalan dan hanya kolostrumlah yang mampu memenuhi kebutuhan ini.

Secara ajaib kolostrum dirancang sedemikian rupa memiliki perpaduan zat-zat dengan masing-masing kandungan yang pas. Kandungan gula dalam kolostrum cukup rendah, namun mengandung protein yang tinggi. Sekretorik imuglobin A mampu melapisi usus bayi sekaligus melindunginya dari bakteri dan virus. Vitamin dan antioksidan yang larut dalam lemak juga mampu memberikan bakteri pelindung pada usus, dilengkapi dengan laksatif alami yang berguna untuk mendukung pembuangan kotoran.

Dengan kedahsyatan kandungannya ini, perlu disadari bersama bahwa pemberian kolostrum merupakan imunisasi pertama bagi bayi yang sangat penting. Perlu digarisbawahi, kolostrum bukan sekedar pendahulu air susu ibu.

Manfaat pemberian asi yang sangat besar ini seringkali malah menimbulkan kekhawatiran di pikiran para Ibu hamil. Kekhawatiran apakah ia akan mampu memberikan ASI dengan baik atau tidak. Kekhawatiran seperti ini malah dapat mengganggu produksi ASI. Sehingga sebaiknya para Ibu hamil mempersiapkan kelahiran dengan tenang, gembira, dan bersemangat, karena perasaan-perasaan positif tersebut dapat mendukung banyaknya produksi ASI.

Tentunya ditambah dengan mengkonsumsi makanan-makanan pelancar ASI seperti yang bisa dilihat di https://review.bukalapak.com/mom/biar-asi-banyak-ini-5-makanan-pelancar-asi-yang-wajib-dikonsumsi-18790.

 

( Foto : Dayre )

 

Selain manusia beberapa hewan yang juga menghasilkan kolostrum di antaranya sapi, domba dan kambing. Di antara ke tiga hewan tersebut yang memiliki manfaat menyerupai kolostrum pada manusia adalah kolostrum sapi.

Suplemen Kolostrum Sapi

Saat ini terdapat banyak produk suplemen herbal berbahan dasar Bovine Collostrum yaitu kolostrum susu sapi. Beberapa orang dewasa biasanya menggunakannya sebagai upaya meningkatkan kinerja, mempercepat penyembuhan, dan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Suplemen kolostrum mampu dicerna tubuh dengan baik dan juga mudah masuk ke dalam aliran darah. Ketika beredar di dalam sistem peredaran darah, suplemen kolostrum membunuh sel-sel negatif yang sekaligus dapat mengontrol tekanan darah.

Walaupun mengkonsumsi suplemen kolostrum sapi relatif aman, namun terdapat beberapa orang mengalami efek samping seperti mual, muntah, menurunkan fungsi hati, serta penurunan jumlah sel darah merah. Efek samping tersebut biasanya terjadi pada orang-orang yang sebelumnya sudah memiliki kondisi kesehatan yang kurang fit.

Produk ini tidak dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui. Bagi seseorang yang alergi terhadap susu sapi juga sebaiknya tidak mengkonsumsi suplemen ini.

 

 

 

 

 

 

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *