Tips dan Trik

4 Tips Mencegah Kelahiran Bayi Prematur

Setiap ibu hamil tentu mengharapkan bayinya akan lahir dengan normal dan tumbuh sehat. Tak ada seorangpun wanita yang menginginkan bayinya lahir prematur atau lahir sebelum waktu yang semestinya (HPL). Seperti yang kita ketahui bahwa bayi yang prematur cenderung memiliki berat badan yang rendah atau kurang. Hal ini yang membuat bayi prematur lebih rentan terhadap penyakit dibandingkan bayi yang lahir sehat dan normal. Bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan atau sedang menunggu buah hati Anda lahir, ada beberapa tips untuk membantu mencegah terjadinya bayi lahir prematur:

  • Cukupi kebutuhan nutrisi.

Salah satu penyebab dari bayi lahir prematur adalah kekurangan asupan nutrisi yang vital untuk menjaga bayi dalam kandungan tetap sehat dan tumbuh normal, sehingga cara untuk mencegah kelahiran sebelum waktunya adalah dengan mencukupi kebutuhan nutrisi yang vital/yang amat diperlukan untuk pertumbuhan janin serta menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan. Salah satu nutrisi yang tak boleh dilewatkan selama mengandung adalah asam folat. Asam folat dapat membantu perkembangan otak bayi serta mencegah bayi lahir cacat dan prematur.

  • Menjaga berat badan tetap ideal.

Adalah hal yang wajar apabila selama masa kehamilan, berat badan sang ibu juga akan bertambah seiring dengan perkembangan bayi di dalam kandungan. Selain itu, hormon selama kehamilan juga sangat berpengaruh terhadap berat badan sang ibu. Namun jika berat badan sang ibu kurang atau menurun itu tandanya juga tidak normal, jaga berat badan Anda tetap ideal selama masa kehamilan. Konsultasikan ke dokter jika penurunan atau pertambahan berat badan dirasa tidak normal. Dokter akan menyarankan jenis asupan makanan atau olahraga yang tepat untuk Anda.

Baca Juga:Tips Merawat Bayi Prematur

  • Hentikan kebiasaan-kebiasaan buruk.

Jika Anda adalah seorang perokok atau peminum alkohol, hentikan kebiasaan tersebut mulai sekarang, bahkan sebelum Anda hamil. Kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut selain dapat mengganggu kesehatan organ tubuh, juga dapat mengganggu kesehatan janin di dalam kandungan. Bahkan sebisa mungkin, sebisa mungkin hindari juga paparan langsung asap rokok selama masa kehamilan. Paparan asap rokok ini dapat menyebabkan terganggunya perkembangan janin sehingga dapat berdampak pada bayi prematur atau bayi lahir cacat.

  • Rutin melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan rutin ke dokter atau bidan dapat membantu meminimalisir resiko kelahiran bayi prematur, bayi cacat atau bayi berat lahir rendah (BBLR). Konsultasikan ke dokter sebulan sekali selama masa kehamilan atau 2 bulan sekali lakukan USG untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi di dalam kandungan. Jangan pernah anggap sepele pemeriksaan selama masa kehamilan, termasuk pemeriksaan kesehatan lainnya seperti kesehatan mulut dan gigi. Karena infeksi yang diderita sang ibu akibat kondisi kesehatan mulut dan gigi yang kurang baik juga dapat merangsang bayi lahir prematur.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *