Tips dan Trik

5 Fakta Menarik Dunia Bayi Yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Pada beberapa kondisi tertentu bayi merupakan makhluk kecil yang masih rentan. Meskipun demikian, di balik tubuhnya yang mungil, dia juga bisa menjadi pribadi yang mungkin tidak kamu duga, seperti pintar mencari cara untuk menarik perhatian orang di sekitarnya. Dunia bayi memang menggemaskan.

Bila Anda pertama kali memiliki anak, Anda mungkin belum begitu paham mengenai seluk-beluk dunia bayi. Fakta-fakta berikut mungkin belum pernah Anda dengar, namun bisa dijadikan sebagai panduan dalam mengasuh Si Kecil. Berikut penjelasannya:

Kulitnya mudah terbakar

Kita memang dianjurkan untuk menjemur bayi baru lahir langsung di bawah sinar matahari pagi agar dia terhindar dari penyakit kuning. Namun, ini ternyata tidak boleh dilakukan terlalu lama karena pada masa ini kulitnya masih sangat tipis dan sensitif sehingga membuatnya mudah terbakar. Kulit yang terbakar berarti kulit itu sudah dirusak oleh radiasi sinar ultraviolet. Kondisi ini menjadi penyebab utama kanker kulit.

Mengingat kondisi di atas, Anda sebaiknya tidak membawa bayi Anda terkena sinar matahari secara langsung lebih dari 10 menit. Bila ingin mengajak Si Kecil beraktivitas di luar rumah, pastikan kulitnya terlindungi oleh pakaian dan oleskan tabir surya khusus bayi pada kulit yang tidak tertutup oleh pakaian.

Sebagai tambahan, sengatan sinar matahari yang paling berbahaya terjadi antara pukul 10 pagi hingga 4 sore.

Waktunya dihabiskan dengan tidur

Ketimbang melek, kebanyakan bayi yang baru lahir lebih banyak menghabiskan hari-harinya di dunia bayi untuk tidur. Kebutuhan tidur tiap bayi memang tidak sama, mereka setidaknya butuh waktu tidur mulai 8 hingga 18 jam per hari. Walaupun demikian, Anda tidak boleh membiarkan bayi terlelap hingga lebih dari 3 jam dengan perut kosong, terutama pada jam-jam aktivitas kerja, pagi hingga sore hari (day time). Bila sudah tidur 3 jam, segera bangunkan dan beri dia ASI.

Cara bayi berinteraksi sosial

Guna memperoleh perhatian Anda, bayi kadang-kadang menangis atau terlihat kesakitan. Ini merupakan pertanda bahwa dia mulai bisa berinteraksi sosial. Contoh lainnya, bayi kadang-kadang pura-pura batuk untuk mencari tahu reaksi yang keluar dari Anda. Ketika Anda sudah bereaksi, dia mungkin akan menangkap sinyal tersebut untuk kemudian tertawa dan mulai pura-pura batuk lagi. Atau bisa juga bayi yang tadinya terlihat senang, dan saat dia tidak mendapat perhatian kemudian pura-pura menangis. Kemudian dia bisa kembali senang dengan sekejap ketika berhasil mencuri perhatian darimu. Kebiasaan ini cenderung dilakukan oleh bayi berusia sekitar enam bulan

Ketika akan terjatuh, bayi bisa memproteksi dirinya sendiri

Bayi di bawah usia tiga bulan memiliki naluri yang disebut refleks Moro. Jadi, ketika bayi Anda terkejut atau merasa akan terjatuh, dia mungkin dapat menggerakkan lengannya ke sisi samping tubuhnya untuk mencegahnya terjatuh.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *