Perlengkapan Anak

Apa saja Pilihan Obat Penyakit Kanker Darah?

Obat penyakit kanker darah selama ini sudah terdengar bahwa salah sataunya dengan rutin cuci darah. Namun Selama ini kalian mungkin sudah sering mendengar penyakit leukimia, adalah salah satu jenis kanker darah yang paling banyak terjadi di masyarakat. Padahal, ada 2 jenis kanker darah lainnya yang juga sepatutnya untuk diwaspadai, yaitu limfoma serta myeloma. Setiap varian kanker darah tersebut mempunyai cara pengobatan yang berbeda-beda pula.

Jangan sampai obat penyakit kanker darah limfoma disamakan dengan leukimia. Oleh sebab itu mari kita simak beberapa urain dibawah ini karena hal ini juga bisa menjadi penyakit berbahaya pada anak kecil. Leukimia ialah jenis kanker darah yang memengaruhi dalam produksi dan fungsi sel darah putih saat melawan infeksi. Bila kalian menderita leukimia, tubuh bisa membuat banyak sel darah putih abnormal atau sel leukimia dan menghancurkan sel darah putih yang normal dalam tubuh.

Akibatnya, timbulah infeksi serta peradangan di sekujur tubuh. Sebelum melakukan pengobatan leukimia, dokter dapat melakukan sejumlah pemeriksaan lebih dahulu. Dari mulai tes kesehatan secara umum dan tipe leukimia, serta seberapa besar dampak leukimia dalam tubuh kalian. Setelah itu, dokter baru dapat menentukan pengobatan kanker darah leukimia yang sangat tepat untuk kalian, di antaranya:

  1. Kemoterapi

Kebanyakan kasus penyakit leukimia ditangani dengan melakukan kemoterapi untuk membunuh sel leukimia yang telah menggerogoti tubuh pasien. Tergantung dari tipe leukimianya, kalian mungkin bisa diberikan obat dosis tunggal dan beberapa jenis obat sekaligus. Bentuknya juga bisa berupa obat kemoterapi minum / disuntikkan lewat infus.

  1. Terapi biologis

Terapi biologis beguna untuk membantu memancing sistem imun tubuh kalian untuk melawan sel leukimia. Mudahnya yaitu, kalian akan diberikan obat-obatan tertentu yang gunanya untuk menguatkan dalam sistem imun kalian. Begitu sistem imun baru kalian terbentuk serta lebih kuat, maka kalian akan lebih mampu memerangi sel kanker yang sudah menggerogoti tubuhmu.

  1. Terapi target

Tidak jauh berbeda dengan kemoterapi, terapi target memakai obat tambahan lainnya untuk membantu tubuh dalam menyerang sel leukimia. Bedanya yaitu terapi ini lebih spesifik tertuju dalam bagian tubuh yang banyak ada sel kanker. Salah satunya yaitu obat imatinib atau Gleevec dapat menghentikan aktivitas protein dalam sel leukimia sehingga penyebarannya bisa dicegah.

  1. Terapi radiasi

Terapi radiasi kebanyakan menggunakan sinar-X / sinar berenergi tinggi supaya merusak sel-sel leukimia serta menghentikan pertumbuhannya. Sebelum proses dimulai, kalian akan diminta untuk berbaring di atas permukaan yang datar, kemudian sebuah mesin besar dapat mengarahkan radiasi ke titik-titik yang tertentu pada tubuh kalian. Tergantung dari seberapa lebar penyebaran sel leukimia dalam tubuh, kalian mungkin hanya akan menerima radiasi dalam satu area tubuh tertentu atau mungkin juga bisa di seluruh tubuh. Terapi ini biasanya menjadi salah 1 syarat bagi kalian yang ingin menjalani transplantasi sel induk.

  1. Transplantasi sel induk

Transplantasi sel induk ialah prosedur untuk mengganti sumsum tulang yang telah terinfeksi sel leukimia dengan sumsum tulang sehat. Jenis pengobatan ini biasanya dilakukan pasien leukimia yang usianya di bawah 55 tahun. Sebelum melakukan transplantasi sel induk dimulai, kalian akan diberikan obat kemoterapi dosis yang tinggi atau terapi radiasi lebih dahulu.

Itulah tadi beberapa ulasan tentang pengobatan kanker yang perlu kalian ketahui. Dan kalian juga perlu tahu perihal keadaan wanita hamil muda, jadi harus paham cara mengatasi mual saat hamil. Untuk informasi lebih detailnya tentang cara mengatasi mual saat hamil muda bisa kalian akses disini https://review.bukalapak.com/mom/ibu-hamil-begini-7-langkah-atasi-mual-di-trimester-awal-36916.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *