Perawatan Bayi

Ayah Pun Harus Pandai Merawat Bayi

Keterlibatan ayah dalam merawat bayi akan turut menentukan kesuksesan, kehidupan sosial, dan nilai akademiknya  di masa depan. Bahkan, berdasarkan sebuah penelitian, bayi yang memiliki kedekatan lebih dengan ayahnya cenderung percaya diri dalam menghadapi situasi, memiliki emosi yang lebih stabil, dan lebih bersemangat dalam mengeksplorasi lingkungan.

Dengan mempertimbangkan fakta di atas, sudah sepatutnya para ayah terlibat merawat bayi sedini mungkin dan tidak hanya mengandalkan para ibu. Beberapa hal di bawah ini bisa diterapkan demi mewujudkan kedekatan ayah dengan bayi.

Membangun ikatan sejak dini

Ini dapat dilakukan dengan menyentuh Si Kecil segera setelah lahir. Ikatan yang terbangun sejak awal ini akan membangun kepercayaan Si Kecil kepada ayahnya.

Penelitian menunjukkan bahwa seorang ayah yang hadir saat proses persalinan hingga bayi dilahirkan dan menyentuhnya sesaat setelah dilahirkan akan memiliki ikatan yang sangat mirip dengan ikatan yang dimiliki bayi dengan ibunya hingga berminggu-minggu pertama sejak kelahirannya. Selanjutnya seiring pertambahan usia bayi, ayah bisa mempererat hubungan dengan aneka permainan fisik, seperti menggendong di punggung atau mengangkat bayi.

Menjadi ayah yang pandai mengganti popok

Kedekatan antara ayah dan bayi bisa terbentuk dengan mengganti popok. Ayah bisa melakukan komunikasi verbal dengan Si Kecil sambil mengganti popoknya. Ayah juga bisa mengeluarkan suara-suara lucu sehingga Si Kecil tersenyum atau tertawa. Dengan melakukan ini, selain memperkuat hubungan antara ayah dan anak, ayah juga tidak akan fokus pada bau tidak sedap popok bayi.

Baca Juga: Hindari 5 Kesalahan Dalam Merawat Bayi

Malam hari milik ayah

Kebanyakan ayah memang tidak memiliki banyak waktu pada siang hari karena harus bekerja. Namun, ini bukan berarti jadi alasan tidak memiliki kedekatan dengan bayi. Malam hari, sepulang bekerja, merupakan waktu yang tepat untuk membuat bayi dekat dengan ayah. Caranya mudah saja, yakni cukup dengan membuatkan susu saat bayi menangis.

Menghilangkan tangis anak

Sebagian besar ayah yang ikut merawat bayi mungkin akan cepat frustrasi saat menghadapi bayi yang terus menangis. Mereka biasanya langsung menyerahkan Si Kecil kepada ibunya agar tangisannya segera berhenti. Padahal, ayah bisa mendiamkan bayi dengan cara bernyanyi, mengajaknya jalan-jalan, mengayun-ayunkannya, hingga memberinya susu atau makanan pendamping ASI.

Ambil cuti saat bayi sakit

Sikap siaga ayah bukan hanya diperlukan saat ibu hendak melahirkan. Ini juga harus dilakukan saat bayi sakit. Ayah harus ikut memeriksakan bayi yang sakit ke klinik atau rumah sakit. Selain untuk mendengar tentang perkembangan kesehatannya dari sang dokter, ini juga akan kian mempertebal ikatan antara ayah dan anak.

Meski hal-hal di atas terlihat sepele, namun dampaknya bagi bayi di masa depan bisa signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa lebih sedikit anak yang memiliki hubungan yang baik dengan ayah dan ibu mereka yang terkena kasus kenakalan remaja dibanding anak yang hanya memiliki hubungan baik dengan ibu mereka. Dengan demikian, kehadiran ayah memberi perbedaan besar dalam kehidupan anak.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *