Tips dan Trik

Bagaimana Cara Memberi Makanan Bayi yang Baik dan Benar?

Memberi makan bayi adalah kegiatan yang gampang-gampang susah untuk orang tua. Orang tua tidak boleh secara sembarangan dalam menentukan makanan yang bisa dijadikan menu makan bayi. Bayi umumnya membutuhkan nutrisi tambahan saat usianya menginjak 6 bulan. Makanan ini fungsinya untuk menunjang tumbuh kembangnya bayi. Selain itu, pada usia tersebut sudah terlihat tanda-tanda bayi siap menerima makanan padat atau makanan selain ASI. Namun, bagi bayi, makanan padat belum tentu bisa diterima dengan baik sebagai pendamping ASI. Berikut ini adalah cara-cara dalam memberikan makanan bayi.

Bagaimana Cara Memberi Makanan Bayi yang Baik dan Benar?

Mengolah makanan bayi dengan benar

Makanan bayi tidak boleh diolah secara asal-asalan dan sembarangan, karena bisa saja bayi terserang penyakit infeksi akibat tidak benar dalam mengolah makanannya. Berikut ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Cuci dan kupas semua buah dan sayuran yang menjadi bahan makanan bayi.
  • Pastikan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir sebelum mengolah dan menyiapkan makanan bayi.
  • Jangan menyimpan makanan yang sudah dimakan sebelumnya. Artinya, siapkan porsi yang sesuai untuk sekali makan tanpa meninggalkan sisa.
  • Selalu masak semua bahan makanan sampai matang, jangan berikan makanan yang mentah atau setengah matang. Pasalnya makanan setengah matang biasanya mengandung bakteri yang cukup banyak.

Kenali makanan yang dapat menyebabkan alergi

Sebagian besar orang tua kadang tidak mengetahui bahwa makanan tertentu dapat menimbulkan alergi pada bayi, atau malah menganggapnya bukan hal yang membahayakan kesehatan bayi. Tanpa disadari, hal ini akan menjadi langkah awal dari pembiaran tumbuhnya penyakit yang mengganggu kesehatan Beberapa makanan yang biasanya menimbulkan efek alergi pada bayi, diantaranya yaitu kerang, susu sapi, madu, jeruk lemon, serta kacang-kacangan.

Virus dan Bakteri yang sering mengkontaminasi makanan

Sebenarnya, penyakit seperti infeksi lebih muda ditularkan melalu makanan, lebih-lebih jika kita kurang teliti dalam menjaga kebersihan makanan. Anda harus memastikan pengolahan makanan dengan baik serta pastikan tidak terkontaminasi bakteri dan kuman penyakit. Beberapa jenis virus dan bakteri yang biasanya mengontaminasi makanan bayi, adalah sebagai berikut.

  • Campylobacter
  • Notovirus
  • E.Coli
  • Salmonella
  • Shigella

Apabila virus dan bakteri tersebut ada dalam makanan, sangat mungkin si kecil akan mengalami infeksi pada saluran pencernaan yang menyebabkan diare.

Menyimpan dan menghangatkan makanan bayi

Sebagian besar orang tua masih bertanya-tanya, apakah boleh menyimpan atau menghangatkan makanan untuk dikonsumsi si kecil. Sebetulnya tidak apa-apa, hanya saja Anda harus memperhatikan tips yang sebaiknya dilakukan agar makanan tersebut tetap aman dan sehat, yakni:

  • Sebaiknya, jangan memanaskan makanan lebih dari satu kali
  • Jangan menyimpan makanan terlalu lama, maksimal 2 hari disimpan dalam kulkas
  • Makanan yang beku hendaknya dicairkan terlebih dahulu sebelum dipanaskan
Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *