Perawatan Bayi

Bayi Gemuk Bukan Penentu Tingkat Kesehatan Pada Bayi

Banyak orang tua di Indonesia yang menganggap bahwa bayi dengan tubuh yang gemuk merupakan bayi yang sehat dan menggemaskan. Namun anggapan tersebut agaknya haruslah dihilangkan oleh para orang tua di Indonesia, mengingat beberapa dampak kesehatan yang mungkin saja dapat terjadi pada kesehatan bayi bertubuh gemuk. Oleh karena itu sebagai orang tua, wajib hukumnya bagi kita untuk mengetahui indikasi kesehatan bayi, dengan mengadakan pemeriksaan secara rutin pada tubuh dan kesehatan bayi. Mengamati pertumbuhan tubuh bayi sesuai dengan perkembangan anak seusia mereka juga wajib untuk Anda utamakan, dan jangan hanya berpegang pada tubuh bayi gemuk sebagai tolak ukur kesehatan mereka.

Secara umum kesalahan yang banyak dilakukan oleh orang tua di Indonesia adalah memberikan asupan susu formula tambahan agar dapat membuat tubuh bayi mereka menjadi lebih gemuk. Namun tahukah Anda bahwa hal tersebut merupakan hal yang salah, dan justru akan dapat membawa efek kesehatan yang mungkin saja dapat mengganggu proses tumbuh dan kembang dalam diri seorang bayi. Memberikan asupan makanan sesuai dengan usia dan anjuran para ahli, akan lebih disarankan bagi Anda agar bayi Anda dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya.

Berikut ini beberapa resiko yang mungkin saja dapat terjadi pada bayi gemuk, yang dapat mengganggu kesehatan tubuh mereka, yang antara lain adalah:

  • Memungkinkannya terjadi obesitas pada tubuh bayi, yang dapat memberikan pengaruh buruk pada sistem kekebalan tubuh dalam diri seorang bayi.
  • Terbatasnya kapasitas dalam paru-paru bayi, di karena terdesak oleh lemak, yang memungkinkan terjadinya infeksi saluran pernafasan.
  • Nafas dalam tubuh bayi menjadi lebih pendek karena badan yang terlalu gemuk, dimana nafas pendek ini dapat menyebabkan pembesaran amandel pada diri bayi.
  • Sering terjadinya ruam pada kulit, karena adanya pergesakan antara kulit pada bagian tubuh yang berlipat.
  • Terganggunya pertumbuhan tulang pada bayi, karena harus menjadi tumpuan berat badan yang berlebih.

Selain dalam hal kesehatan, seorang bayi dengan tubuh yang gemuk dan tergolong dalam kategori obesitas, biasanya akan memiliki gerakan yang lebih lambat dibanding dengan anak seusianya. Hal ini sangatlah wajar mengingat tubuh mereka yang besar, dapat menjadi penghalang tersendiri dalam melakukan berbagai pergerakan secara aktif. Bahkan beberapa kasus yang telah terjadi pada bayi bertubuh gemuk, mereka lebih rentan mengalami perubahan dan gangguan pada tulang mereka.

Tubuh bayi yang terlalu gemuk, jika terus dibiarkan hingga mereka memasuki usia remaja, maka kemungkinan pertumbuhan yang terganggu serta gangguan kesehatan lainnya pun lebih besar untuk dialaminya. Oleh karena itu bagi Anda yang memiliki seorang bayi, akan lebih disarankan bagi Anda untuk memberikan asupan gizi yang seimbang dan tidak berlebih agar bayi Anda tetap sehat tanpa harus menjadi bayi gemuk.

 

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *