Tips dan Trik

Bayi Kembung, Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bayi Anda sering kali rewel ataupun menangis tanpa sebab yang pasti? Bisa jadi bayi Anda sedang mengalami perut kembung, dimana kondisi ini menyebabkan rasa yang tidak nyaman dan bahkan cenderung menimbulkan rasa sakit pada bagian perut mereka. Namun tahukah Anda, bahwa sesungguhnya kondisi bayi kembung, terutama mereka yang memiliki usia 3 bulan pertama, merupakan hal yang wajar dialami, karena memang sistem pencernaan dalam tubuh bayi belum terbentuk dengan sempurna. Seiring dengan pertambahan usia pada bayi, maka kondisi perut kembung akan lebih sering dialami oleh bayi, terlebih jika mereka mulai mencoba berbagai jenis makanan baru, yang akan membuat penyesuaian pada perut mereka.

 Bayi Kembung, Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya

Secara umum terjadinya perut kembung pada bayi akan ditandai dengan seringnya bayi menangis ataupun rewel, dimana hal ini tidak akan menjadi ciri spesifik yang dapat membuat para orang tua mengerti, mengingat bayi memang hanya dapat mengungkapkan apa yang mereka rasakan melalui tangisan ataupun tertawa. Namun untuk membedakan ciri tangisan akibat perut kembung, mungkin Anda dapat melihat gerakan pada tubuh bayi Anda. Jika bayi lebih sering menekuk bagian punggung mereka ke belakang ataupun mengangkat kaki pada saat menangis maka hal ini dapat menjadi indikasi bahwa bayi tersebut sedang mengalami perut kembung.

Selain ciri dari gerakan tubuh diatas, Anda pun dapat mengenali bayi kembung dari berbagai hal lainnya, diantaranya adalah:

  • Frekuensi buang angin pada diri bayi, biasanya akan lebih meningkat dibanding pada saat sebelumnya.
  • Gas yang dikeluarkan oleh tubuh bayi memiliki aroma yang tidak sedap, dan bahkan berbeda dari aroma sebelumnya.
  • Perut bayi menjadi keras dan kaku ketika dipegang, dan memiliki bunyi bung-bung ketika dipukul dengan lembut.

Penyebab perut kembung pada bayi sendiri, bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah asupan makanan yang salah pada diri ibu. Pada umumnya ketika seorang ibu terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak gas seperti kubis, brokoli, bawang ataupun kentang, maka kemungkinan bayi yang masih menyusu ibu mereka menjadi kembung lebih tinggi. Selain asupan makanan pada diri ibu, asupan makanan baru yang diberikan secara langsung untuk bayi pun juga akan dapat menyebabkan perut mereka kembung, karena penyesuaian.

Untuk mengatasi permasalahan bayi kembung tersebut. ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan. Salah satunya adalah dengan menidurkan bayi, kemudian menggerakkan kaki mereka seperti sedang mengayuh sepeda. Selain itu Anda pun dapat memijat dengan lembut bagian perut bayi, atau mengelus bagian punggung bayi. Cara-cara tersebut dikenal efektif untuk membantu mengeluarkan gas pada sistem cerna bayi Anda. Untuk menghindari terjadinya kembali kondisi perut kembung tersebut, bagi para ibu akan sangat disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak gas.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *