Tips dan Trik

Bayi Tabung Merupakan Salah Satu Solusi Bagi Pasangan yang Sulit Memperoleh Keturunan

Anak merupakan suatu anugrah dan titipan dari Tuhan yang harus kita jaga dan rawat hingga besar nanti. Kehadiran seorang anak dalam sebuah keluarga merupakan hal yang didamba – dambakan bagi setiap pasangan suami istri. Namun tidak semua pasangan suami istri mudah untuk memperoleh keturunan. Hal ini sering menjadi beban psikologis bagi seorang istri sehingga menyebabkan istri menjadi stress dan merasa bersalah. Masalah Kesuburan ataupun masalah genetik sering menjadi penyebab pasangan suami istri sulit memperoleh keturunan. Kehadiran teknologi reproduksi buatan seperti bayi tabung merupakan salah satu solusi bagi pasangan yang sulit memperoleh keturunan.

Bayi Tabung Merupakan Salah Satu Solusi Bagi Pasangan yang Sulit Memperoleh Keturunan

Bayi tabung atau bahasa medisnya disebut In Vitro Fertilisation (IVF) merupakan proses sperma membuahi sel telur di luar rahim dan dilakukan di sebuah laboratorium dengan menggunakan “tabung” sebagai media pembuahan. Hasil pembuahan kemudian akan ditanam di rahim sang ibu. Istilah Vitro berasal dari bahasa latin yang mengandung arti kaca. Pemakaian istilah ini karena pada awalnya percobaan dalam mengembangkan dan membudidayakan jaringan di dalam wadah yang terbuat dari kaca seperti tabung reaksi, cawan petri dan beaker.

Proses bayi tabung sebetulnya telah berlangsung sejak tahun 1978 ketika kelahiran bayi tabung pertama yang bernama Louise Brown yang lahir di rumah sakit Bristol London. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran seorang ahli kandungan dan kebidanan bernama Patrick C. Steptoe dan seorang ahli fisiologi bernama Robert  G. Edwards. Keberhasilan ini pada tahun 2010 Robert G. Edwards dianugerahi nobel di bidang fisiologi.

Baca Juga:Mengulas Serba-serbi Seputar Bayi Tabung

Teknik reproduksi buatan ini telah dilakukan oleh 70% pasangan yang mencoba mencari solusi untuk mendapatkan keturunan. Bahkan sejak tahun 2012 diperkirakan teknik reproduksi buatan termasuk metode bayi tabung telah melahirkan sekitar 5 juta anak di seluruh dunia. Namun untuk melakukan serangkaian proses bayi tabung para pasangan harus mempersiapkan kesehatan, mental yang kuat dan biaya yang tidak sedikit. Kesehatan pasangan terutama wanita harus diperhatikan sekali karena akan mempengaruhi produksi dan kualitas sel telur yang akan dibuahi oleh sperma. Selain itu selama melakukan proses bayi tabung, tubuh akan memiliki beberapa efek samping seperti demam tinggi, sakit kepala, perut kembung bahkan bisa menyebabkan pendarahan di vagina.

Selain faktor kesehatan yang harus dipersiapkan yaitu segi, mental yang kuat sangat dibutuhkan karena selama melakukan proses bayi tabung akan menguras emosional pasangan seperti stres karena takut proses ini tidak berhasil. Setelah kesehatan dan mental pasangan siap, salah satu faktor penting yang harus dipersiapkan adalah biaya. Banyak pasangan yang mengurungkan niatnya untuk melakukan metode ini hanya dikarenakan oleh faktor ini. Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan proses bayi tabung di Indonesia sangat mahal. Perkiraan biaya untuk mengikuti program bayi tabung sekitar 50 – 150 juta rupiah. Ketiga faktor tersebut merupakan faktor penting yang bisa menentukan keberhasilan program bayi tabung.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *