Tips dan Trik

Beberapa Tips Merawat Bayi Agar Tetap Sehat

Prioritas utama para orang tua yang baru memiliki bayi adalah menjaga kesehatannya agar bayi tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Ini tentu memerlukan upaya keras karena merawat bayi baru lahir harus dilakukan dengan sangat hati-hati, apalagi bila itu orang tua bayi tidak berpengalaman alias baru pertama kali punya bayi.

Untuk membantu Anda dalam merawat bayi agar tidak mudah sakit, mari ikuti beberapa tips ini:

Menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi

Salah satu rangkaian kegiatan merawat bayi ini penting dilakukan agar tubuh bayi hangat, mendapatkan vitamin D, dan menghindarkannya dari penyakit kuning. Lakukan selama 10 sampai 15 menit saja antara jam 7 sampai jam 9 pagi.

Mandikan dengan air hangat

Ada mitos di masyarakat yang menyebutkan bahwa bayi akan kuat bila dimandikan dengan air dingin. Itu tidak benar. Ini justru akan membuat metabolisme tubuhnya meningkat, sehingga makanan yang masuk ke dalam tubuhnya akan habis untuk mengatur suhu tubuh. Ini tentu akan membuat bayi kehabisan tenaga dan akhirnya mudah sakit. Untuk itu sebaiknya mandikan bayi Anda dengan air hangat dan usahakan tidak terlalu lama serta segera hangatkan tubuhnya dengan handuk setelah diangkat dari bak mandinya.

Gumoh setelah makan

Gumoh adalah makanan atau minuman yang dikeluarkan bayi lewat mulut (seperti muntah) sesaat setelah makan atau minum susu. Ini terjadi karena bayi kekenyangan atau akibat udara yang masuk dalam tubuh saat ia makan atau minum susu.

Selain itu, gumoh juga dapat terjadi karena terlalu kencangnya ikatan gurita yang dipakaikan pada bayi atau bisa juga karena Anda salah memposisikan bayi saat makan, misalnya dengan posisi telentang.

Baca Juga: Tips Alami Mengatasi Bayi Obesitas

Agar tidak terjadi gumoh, usahakan untuk membuat bayi bersendawa setelah makan dan minum dengan cara memangkunya di pundak lalu menepuk-nepuk punggungnya sampai terdengar bunyi sendawa.

Berliur

Berliur merupakan hal yang sangat wajar terjadi pada bayi sampai usia 4 tahun. Akan tetapi, bila air liur yang keluar berjumlah banyak, ini bisa jadi pertanda terjadinya peradangan, infeksi di rongga mulut, atau mungkin juga akan ada gigi yang tumbuh.

Mengompol

Ini biasa terjadi pada bayi yang masih berusia dua tahun ke bawah. Ini terjadi karena air seninya belum dapat terkontrol dengan sempurna. Walaupun demikian, ada baiknya Anda mengajarkannya untuk buang air pada tempatnya sejak dini agar saat berusia dua tahun dia sudah dapat mengontrol kencingnya dan tidak mengompol lagi.

Jangan biasakan memberi susu dengan menggunakan botol

Botol susu bisa meringankan tugas memberi susu kepada bayi Anda, terutama pada situasi-situasi tertentu yang tidak memungkinkan pemberian ASI secara langsung, seperti saat berada di kendaraan umum atau di tengah-tengah orang-orang yang bukan mahram ibu sang bayi. Namun, perlu diketahui bahwa penggunaan botol susu secara rutin sangat tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan berbagai masalah seperti pengendapan susu pada gusi dan infeksi telinga.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *