Tips dan Trik

Beragam Jenis Bubur yang Bisa Anda Siapkan Sebagai Makanan Bayi Usia 6 Bulan

Bayi masih memiliki sistem pencernaan tubuh yang belum sempurna sehingga bayi belum bisa diberikan makanan seperti halnya orang dewasa. Makanan dan minuman yang bisa diterima bayi hingga usia minimal 6 bulan adalah ASI. Memasuki usia 6 bulan, bayi sudah bisa diperkenalkan dengan makanan bayi seperti bubur. Ada beberapa makanan yang bisa diberikan untuk bayi yang berusia 6 bulan dan ada yang belum boleh

Sebelum diberikan makanan padat selain ASI, maka Anda harus melakukan pengamatan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah anak Anda mengalami alergi makanan tertentu atau tidak. Anda setidaknya butuh waktu 3 hari untuk melihat reaksi alergi apalagi jika keluarga Anda memiliki riwayat alergi. Beberapa jenis makanan yang bisa memicu reaksi alergi adalah kedelai, ikan, susu sapi, telur, kerang, gandum. Selain itu waspadai makanan yang dapat menghasilkan gas pada lambung yang bisa menyebabkan bayi tidak nyaman.

Selain itu, hindari untuk tidak memberikan madu terlebih dahulu untuk bayi yang usianya kurang dari 1 tahun sehingga bisa mengurangi resiko botulisme. Walaupun keju aman untuk diberikan, namun hindari dahulu pemberian susu sapi untuk anak yang usianya kurang dari satu tahun. Namun, Anda bisa menyiapkan makanan bayi berikut ini yang berupa bubur untuk anak Anda yang usianya memasuki usia 6 bulan dan sebaiknya diberikan sedikit demi sedikit.

Baca Juga:Makanan Bayi 9 Bulan Ini Harus Ada dalam Daftar Menu Si Kecil

Pertama adalah bubur beras merah. Beras merah merupakan salah satu makanan yang mudah untuk dicerna bayi. Anda bisa membuat beras merah menjadi tepung dengan menggunakan blender. Lalu tambahkan dengan air dan masak menggunakan api sedang. Aduk hingga mendidih lalu kecilkan api. masak selama 20 menit. Anda bisa memberinya sedikit ASI lalu aduk merata. Tambahkan air agar bubur tidak terlalu kental saat Anda berikan ke anak Anda.

2 bubur lainnya yang bisa Anda berikan sebagai makanan bayi untuk anak Anda, yaitu:

  • Bubur pisang. Cara untuk membuatnya adalah dengan menghaluskan pisang, bisa dilumatkan dengan menggunakan garpu. Kemudian tambahkan dengan ASI atau dengan menggunakan sedikit susu formula cair untuk membuat agar bubur pisangnya tidak terlalu kental. Akan tetapi, hindari memberikan bubur ini terlalu sering karena pisang yang diberikan terlalu banyak atau sering bisa membuat bayi mengalami konstipasi.
  • Bubur alpukat. Buah alpukat memiliki kandungan lemak baik yang dapat membantu untuk memaksimalkan perkembangan fisik serta otak bayi. Untuk menghaluskan buah alpukat yang hendak digunakan, Anda bisa menggunakan garpu. Kemudian tambahkan ASI atau menggunakan susu formula yang sudah dicairkan. Aduk merata hingga bubur tersebut memiliki kekentalan seperti yang Anda inginkan. sisa dari alpukat tersebut bisa Anda simpan di lemari es untuk Anda konsumsi atau untuk keperluan lain misalnya menjadikannya sebagai masker.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *