Tips dan Trik

Botol Susu Bayi yang Aman Digunakan dan Cara Memilih Dot yang Benar

Salah satu peralatan yang wajib dimiliki saat memiliki bayi adalah botol susu. Botol susu bayi ini tidak boleh dipilih sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan karena hal ini menyangkut kesehatan dan keamanan bayi. Mungkin sebagian orang masih berpikir bahwa semua botol susu adalah sama. Hal ini kurang tepat, karena setiap produk botol susu dibuat dengan bahan yang memiliki standar tertentu dari produsen.

Botol Susu Bayi yang Aman Digunakan dan Cara Memilih Dot yang Benar

Cara Memilih Botol Susu Bayi yang Benar

Untuk mendapatkan botol susu bayi yang baik, berkualitas, serta aman Anda perlu memilah-milahnya dengan hati-hati. Berikut adalah beberapa cara memilih yang bisa Anda jadikan acuan, seperti:

  • Botol susu yang sesuai. Yang pertama ini adalah kesesuaian dari penggunaan botol. Bisa dari segi bentuk seperti tinggi rendahnya botol, lurus atau melengkung yang tergantung selera Anda. Ukuran botol pun bisa dipilih berdasarkan acuan umur bayi, seperti umur bayi yang masih muda biasanya akan dipilihkan ukuran botol 50 ml, jika sudah sedikit besar akan diganti dengan yang berukuran 120 atau 200 ml.
  • Botol susu yang aman. Bahan botol susu umumnya terbuat dari bahan kaca, silicon, plastic, dan stainless. Setiap bahan ini memiliki karakteristik sendiri-sendiri. Namun kebanyakan botol susu bayi yang tersebar di pasaran adalah berbahan plastik. Bahan ini memang cenderung lebih ringan dibandingkan bahan lainnya. Namun Anda harus mewaspadai jenis plastik yang mengandung zat kimia dan tidak aman sebagai wadah makanan dan minuman. Anda bisa memilih produk yang bertanda label ”BPE-free” dan pilih bahan plastic nomor 2 atau 5 sebagai pedoman. Hindari plastik dengan nomor 7 atau yang mengandung polycarbonate.

Cara Memilih Dot yang Aman

Selain botol susu, yang tidak kalah penting adalah dot bayi. Dot bayi yang langsung berhubungan dengan mulut bayi sangat berisiko sebagai media perambat bakteri. Anda perlu memerhatikan hal berikut dalam memilih dot bayi, antara lain:

 

  • Bahan Dot. Biasanya terbuat dari bahan lateks dan silicon. Namun kebanyakan para orang tua lebih cenderung memakai bahan silicon karena dinilai lebih awet. Bahan lateks sendiri sebenarnya lembut dan fleksibel, namun terkadang dalam beberapa kasus bayi mengalami alergi terhadap bahan tersebut. Umurnya pun juga tidak lama.
  • Bentuk Dot. Ada beberapa bentuk dot yang bisa jadi alternatif pilihan. Umumnya memiliki bentuk lonceng dan kubah, namun tidak ada salahnya jika memilih yang berbentuk ortodontik yang disesuaikan dengan langit-langit dan gusi gigi.
  • Tipe Aliran Dot. Dot juga memiliki beberapa tipe aliran atau lubang yang menyesuaikan kebutuhan Anda. Seperti aliran cepat maupun lambat.  

 

Setelah memilih dot dan botol susu baik yang sesuai keinginan Anda, jangan lupa untuk mengganti dot. Yakni jika warnanya sudah berubah atau menipis, juga kondisinya aliran lubangnya apakah masih aman digunakan atau tidak.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *