Tips dan Trik

Cara Mengatasi Masalah Umum Pada Anak Bayi Baru Lahir

Organ yang belum bekerja optimal membuat tubuh anak bayi cenderung lebih rapuh dibanding anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Sistem kekebalan tubuh yang juga belum maksimal juga menjadi penyebab masalah ataupun penyakit mudah menyerang balita. Kondisi semacam ini perlu diantisipasi oleh orang tua agar kesehatan anak selalu terjaga.

Cara Mengatasi Masalah Umum Pada Anak Bayi Baru Lahir

Mencegah masuknya kuman maupun bakteri menjadi hal utama yang harus diperhatikan dalam mencegah timbulnya gangguan kesehatan. Kebersihan lingkungan anak bayi, termasuk menghindarkan bayi dari tangan orang banyak seakan menjadi hal wajib bagi para orang tua. Namun pada beberapa masalah umum yang terjadi pada sang bayi sendiri yang memerlukan penanganan khusus dalam menyikapinya.

  • Tersedak

Seringkali bayi tersedak atau bahkan tercekik ketika sedang menyusu. Hentikan sejenak kegiatan menyusui lalu posisikan bayi dengan wajah menghadap bawah (kepala lebih rendah dari tubuh), tepuk lembut bagian punggung bayi. Umumnya, setelah bayi memuntahkan sebagian air susu atau sedikit batuk-batuk, mereka akan bernafas lagi dengan lega.

  • Gumoh

Perlu Anda ketahui bahwa gumoh ini lain dari muntah. Dimana gumoh tanpa ditandai mual alias terjadi tiba-tiba keluar seperti aliran air hingga isi lambung dikeluaran. Gumoh biasa terjadi pada anak bayi usia 0 hingga 12 bulan. Mencegah gumoh pada intinya dilakukan dengan membantu proses sendawa bayi dengan mengangkat lalu sandarkan bayi di pundak setelah diberi ASI.

  • Milia

Jerawat kecil yang sering nampak pada bagian hidung, pipi hingga dahi bayi ini umumnya dipicu lantaran kelenjar minyak di kulit menjadi tersumbat. Sebenarnya kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Anda bisa membasuh bagian tersebut menggunakan air. Hindari menggunakan lotion ataupun krim yang kemungkinan semakin memperburuk keadaan.

  • Bayi Kuning

Penyakit kuning disebabkan terjadinya penumpukan kadar bilirubin pada darah. Dikarenakan fungsi organ hati yang belum maksimal, penyakit ini sering terjadi pada bayi. Baiknya selalu berikan ASI sebab apabila kebutuhan ASI terpenuhi secara maksimal, maka kondisi kuning pada tubuh bayi ini berangsur-angsur akan membaik.

  • Infeksi Tali Pusat

Umumnya tali pusat lepas sendiri 1 sampai 2 minggu pasca kelahiran. Merawat tali pusat pun perlu perhatian ekstra untuk mencegah terjadinya infeksi. Apabila sedang memandikan bayi, atau secara tidak sengaja terpercik air, sebaiknya segera dikeringkan menggunakan kain kasa steril atau cotton bud. Sedangkan membersihkannya bisa menggunakan air matang dan usahakan agar selalu kering atau jangan biarkan tertutup.

  • Kerak Kulit Kepala

Kerak yang biasa terdapat di kulit kepala bayi (Candle Crap atau Dangkol) disebabkan adanya debu ataupun polusi udara. Meskipun tidak tergolong berbahaya, kerak ini sebaiknya segera dihilangan agar tidak meninggalkan bekas permanen yaitu dengan menggunakan shampo bayi atau mengoles minyak bayi ke bagian tersebut sehari sebelum keramas. Hal ini bertujuan untuk membantu mengikis kerak dengan cara melembabkan kulit kepala anak bayi. Usahakan agar kulit kepala bayi selalu sejuk dan kering.

Pastinya para orang tua sudah paham beberapa mengatasi masalah umum yang didapati oleh anak bayi. Semoga artikel ini bisa menjadi inspirasi anda dalam mengamati tumbuh kembang anak anda.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *