Perawatan Bayi

Cara Merawat Bayi Perempuan

Sebagian ibu rumah tangga masa kini, menitipkan bayi kepada pengasuh atau penitipan anak menjadi pilihan berat yang sering dihadapi. Di satu sisi, para ibu ingin mengisi hari-hari sang anak dengan kasih sayangnya. Namun di sisi lain, mereka juga ingin mempertahankan karier atau sekedar menjawab tuntutan ekonomi yang dihadapi keluarga. Bagi sang ibu, bayi perempuan yang cenderung lebih membutuhkan sosoknya tentu lebih berat untuk ditinggalkan. Jika terpaksa menitip ke pengasuh, ada baiknya Anda perhatikan beberapa hal berikut.

Cara Merawat Bayi Perempuan

Gunakan Sentuhan

Dalam perkembangan psikologi anak, ternyata sentuhan memegang peran yang penting. Terlebih bayi perempuan yang mengingat sentuhan lebih banyak sehingga akan menyayangi orang yang sering menyentuhnya. Dalam kondisi tertentu, ada kalanya pengasuh bayi memiliki porsi sentuhan yang lebih intens dibanding orang tuanya sendiri. Maka dari itu, orangtua pun perlu menggunakan sentuhan mereka agar juga ikut terekam dalam hati sang anak. Orang tua adalah sosok yang paling berhak atas kasih sayang anak di kemudian hari.

Ada baiknya sang pengasuh sadar dalam menunjukkan perasaan sayang melalui sentuhan selama merawat sang bayi perempuan. Ini dilkaukan demi menjaga orientasi rasa kasih sayang primer dari anak yang harusnya ditujukan bagi orangtuanya. Tak jarang anak perempuan lebih dekat pada pengasuhnya dibading pada orang tuanya sendiri karena hal ini.

Kenakan Pakaian yang Baik

Anak-anak, khususnya bayi perempuan, sebaiknya mulai mengenakan pakaian tertutup sejak dini. Hal ini penting dilakukan terlebih jika putri Anda diasuh di penitipan anak dimana banyak orang mungkin melihat atau mengawasi anak Anda. Terpaparnya buah hati Anda ke tempat umum menjadikannya rentan akan ulah para pedofil. Demi menghindari hal yang tidak diinginkan, memberikan pakaian yang baik dan tertutup tidak ada salahnya untuk dikenakan oleh anak Anda.

Hindari Asal Merekam Gambar

Siapa yang tidak ingin memotret buah hati kesayangan? Namun mengabadikan momen ini pun ada etikanya juga. Terlebih pada foto bayi yang mungkin saja memicu niatan jahat oknum jahil yang ada di sekitar Anda. Adanya kasus kriminal penculikan hingga perdagangan bayi harusnya mendapat perhatian para orang tua. Menghindari kasus serupa menimpa Anda dan keluarga, hindari memotret bayi hingga menyebarkannya ke media sosial secara asal.

Sebenarnya bayi laki-laki juga memiliki resiko yang sama dalam kasus ini. Namun seperti yang Anda tahu bahwa bayi perempuan masih bisa dipercantik, maka dianggap cenderung lebih menjual sekaligus meningkatakan resiko kasus penculikan dan perdagangan bayi.

Menjadikan Anak sebagai Bahan Medsos

Sebagai orang tua maupun pengasuh, ada baiknya Anda membatasi dalam membagikan momen maupun foto ke media sosial. Terlebih bagi para pengasuh, seharusnya bertanya terlebih dahulu kepada orangtua sang anak. Foto maupun momen di media sosial ini dapat dimanfaatkan oleh para penculik dalam mengawasi dan melacak keberadaan serta aktifitas buruannya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *