Tips dan Trik

Cara Tepat Menyiapkan Makanan Sehat untuk Bayi

Anak merupakan permata hati bagi para orang tua, maka tak heran jika setiap orangtua ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk dalam hal memenuhi kebutuhan nutrisi. Melalui makanan yang kaya akan gizi, Anda bisa memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil.

Cara Tepat Menyiapkan Makanan Sehat untuk Bayi

Sayangnya, masih banyak orang tua yang mementingkan menu makanan tanpa memperdulikan mengenai proses pengolahan serta penyajian makanan tersebut. Padahal, jika makanan bayi dibuat sembarangan tanpa memperhatikan kebersihan dapat mengakibatkan si kecil jatuh sakit. Lalu bagaimanakah langkah tepat dalam menyiapkan makanan sehat untuk si kecil? Berikut ulasannya.

Sarana penularan penyakit infeksi

Sebelum menyiapkan makanan bayi, ada baiknya jika Anda mengetahui dampak buruk jika bayi mengonsumsi makanan yang tidak terjaga kebersihannya. Yang perlu Anda ketahui bahwa bayi sangat rentan terinfeksi bakteri dan virus yang ditularkan melalui makanan yang tidak higienis. Kendati Anda telah memilih bahan makanan yang terbaik, namun hal tersebut jadi tidak berguna saat olahan makanan yang Anda buat sudah terkontaminasi dengan bakteri dan kuman. baca juga Memilih Makanan Bayi Alami dengan Tepat untuk Sang Buah Hati Tercinta

Menurut World Health Organization, ada banyak jenis virus dan bakteri yang biasanya ditemukan dalam makanan bayi, seperti Campylobacter, Shigella, Notovirus dan E.coli. Jika semua bakteri tersebut ada dalam makanan si kecil, bukan tidak mungkin mereka akan mengalami infeksi saluran pencernaan yang bisa mengakibatkan diare.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengolahan makanan bayi

Setelah memilih bahan makanan yang memiliki gizi tinggi, kini saatnya mengolah bahan tersebut menjadi menu makanan sehat. Namun, hal penting yang harus Anda perhatikan dalam proses ini adalah kebersihan. Sebagai langkah awal dalam mengolah makanan bayi adalah jangan lupa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Baru setelah itu Anda bisa mencuci semua bahan makanan, seperti sayuran dan buah sebelum memisahkannya dari kulit.

Setelah bahan makanan sudah bersih, segeralah untuk memasak bahan makanan tersebut hingga matang. Jangan coba-coba memberi bayi makanan yang mentah apalagi lauk pauk yang belum matang ataupun yang setengah matang, seperti telur atau daging. Bahan makanan yang masih mentah, biasanya mengandung banyak bakteri yang berbahaya bagi kesehatan bayi.

Dalam pemberian susu sapi, sebaiknya pilihlah susu yang dipasteurisasi. Hindari memberikan susu sapi yang belum disterilkan kepada si kecil. Dan terakhir jangan lupa untuk membiasakan si kecil untuk selalu mencuci tangan, baik sebelum dan sesudah makan.

Apakah boleh menghangatkan kembali makanan bayi?

Menghangatkan kembali makanan bayi untuk kembali dikonsumsi sebenarnya tidak masalah. Namun, ada hal penting yang harus Anda perhatikan seperti tidak menyimpan makanan terlalu lama dalam kulkas, usia maksimal makanan yang disimpan hanya boleh bertahan dua hari saja. Lalu pastikan untuk mencairkan makanan beku terlebih dahulu sebelum dipanaskan dan jangan memanaskan makanan lebih dari satu kali.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *