Tips dan Trik

Faktor-faktor yang Membuat Wanita Hamil Bayi Kembar Tidak Identik

Tidak ada yang tahu persis mengapa suatu kehamilan bisa menghasilkan bayi kembar, terutama untuk kembar identik. Sebenarnya, semua wanita hamil memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan bayi kembar identik. Kemungkinan ada 1 kehamilan kembar identik dari 350-400 kehamilan. Biasanya kembar identik tidak diturunkan dalam keluarga, juga tidak dipengaruhi oleh usia, etnis, maupun umur.

Namun, kembar tidak identik lebih sering terjadi jika dibandingkan dengan kembar identik. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kembar tidak identik antara lain :

  • Etnis

kembar tidak identik biasanya lebih sering terjadi pada etnis tertentu. Kejadian kembar tidak identik paling banyak dialami oleh etnis Afrika, sementara paling sedikit terjadi pada etnis Jepang. Di bagian eropa barat, kehamilan kembar terjadi pada 1 dari setiap 60 kehamilan, sementara di Nigeria kehamilan kembar terjadi pada 1 dari 20-30 kehamilan. Tetapi meskipun begitu, orang Nigeria yang tinggal di luar negara tersebut kemudian mengalami penurunan kemungkinan melahirkan anak kembar, sehingga tingginya kesempatan memiliki anak kembar pada etnis Afrika dicurigai lebih disebabkan oleh faktor pola makan dan lingkungan.

  • Usia

meskipun melahirkan pada usiatua memiliki risiko tersendiri, tetapi ternyata jika Anda hamil di atas usia 35 tahun, Anda mempunyai kemungkinan lebih besar untuk mendapatkan bayi kembar. Ini dikarenakan jika Anda berusia lebih tua, Anda cenderung melepaskan lebih dari satu sel telur saat ovulasi.

Baca Juga: Mengapa Bayi Kembar Ada Yang Identik dan Ada Yang Tidak Identik?

  • Keturunan

kembar tidak identik dapat diturunkan dari pihak ibu. Kembar tidak identik diakibatkan oleh adanya dua sel telur, kemampuan wanita untuk menghasilkan lebih dari satu telur saat ovulasi cenderung diturunkan kepada perempuan. Jadi jika calon ibu memiliki ibu atau nenek yang juga kembar tidak identik, maka kemungkinan dihasilkannya bayi kembar juga lebih besar.

  • Jumlah anak sebelumnya

Meskipun belum dapat dibuktikan secara ilmiah, tetapi jika Anda sudah beberapa kali memiliki anak, maka kemungkinan Anda mendapat bayi kembar juga menjadi lebih besar. Ini karena berarti sistem reproduksi Anda bekerja dengan bagus serta tidak ada masalah dengan ovulasi, sehingga kemungkinan menghasilkan lebih dari satu sel telur saat ovulasi menjadi lebih besar. Atau, jika Anda sebelumnya sudah pernah melahirkan anak kembar ,maka bukan tidak mungkin kehamilan selanjutnya juga kembar.

  • IVF (in vitro fertilization)

IVF atau sering juga disebut dengan metode bayi tabung, merupakan suatu teknik yang digunakan untuk membantu mereka yang didiagnosis kurang subur atau memiliki masalah pada sistem reproduksi untuk mendapatkan anak. Saat menjalani prosedur IVF, sel telur akan diambil dari ovarium dan dibuahi oleh sperma, seluruh proses ini dilakukan di laboratorium. Setelah itu sel telur yang sudah dibuahi, atau disebut embrio, akan ditanamkan kembali ke rahim untuk kemudian dibiarkan tumbuh dan berkembang layaknya janin pada umumnya. Saat menjalani IVF, biasanya lebih dari satu embrio akan ditanamkan di rahim untuk meningkatkan kemungkinan program tersebut untuk berhasil, tetapi bisa juga setelah itu lebih dari satu embrio yang tumbuh menjadi janin. Inilah yang menyebabkan kehamilan kembar pada mereka yang menjalani program IVF. Menurut NHS Choices, pada pembuahan secara normal akan dihasilkan 1 kehamilan kembar dari 80 kehamilan. Tetapi dengan IVF, kemungkinan terjadi kehamilan kembar adalah 1 banding 5.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *