Tips dan Trik

Faktor Penyebab dan Cara Mengatasi Suasana Hati Saat Hamil

Bagi ibu hamil tentu merasakan suasana hati saat hamil jauh berbeda sebelum hamil. Perubahan suasana hati atau mood swing bisa berupa perasaan sedih lalu tiba-tiba senang bisa juga sebaliknya. Bahkan ada ibu hamil yang merasa kurang percaya diri, terasing dan bingung apa yang akan dilakukan.

Perubahan suasana hati saat hamil merupakan kondisi normal. Namun apabila dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan berlanjut ke tingkat depresi. Nah untuk itu baik ibu maupun suami harus memahami gejala dan cara mengatasinya agar suasana hati yang berubah-rubah tidak menjadi permasalah di dalam rumah tangga akibat ketidakpahaman dan kesalahpahaman.

Penyebab Perubahan Emosi Ibu Hamil

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab mengapa ibu hamil umumnya mengalami emosi yang naik turun dan sensitif:

Perubahan Hormon

Saat kehamilah terjadi perubahan fisik dan psikis yang disebabkan karena perubahan hormone. Itu sebabnya mengapa ibu hamil saat memasuki trimester awal dan akhir suasana hatinya berubah karena pada waktu itu kadar hormon estrogen dan progesterone sedang meningkat.

Faktor Eksternal

Selain karena faktor hormon, perubahan suasana hati saat hamil disebabkan karena faktor eksternal atau luar yang bisa menambah emosi ibu meningkat. Bisa karena hubungan sosial, faktor ekonomi atau hubungan dengan keluarga dan suami.

Kecemasan Menjadi Ibu

Menjadi ibu adalah kebahagian yang besar, namun juga harus dibarengi dengan kesiapan psikis atau mental. Karena menjadi ibu harus dibarengi dengan rasa tanggung jawab yang besar. Perasaan khawatir dan cemas dimana ibu harus menghadapi persalinan, pikiran setelah persalinan dan bagaimana pola asuh yang diberikan membuat ibu merasa belum siap dan efeknya menjadi emosi yang negatif.

Tes Kehamilan

Kecemasan saat kehamilan bisa juga dipicu oleh pemeriksaan medis yang dijalani. Pada waktu minggu ke-15 s/d minggu ke-20 dokter akan menandai diskrining. Nah saat menunggu hasilnya umumnya ibu merasa cemas.

Rasa khawatir berikutnya pada saat menjalani pemeriksaan USG. Pemeriksaan USG dilakukan untuk mengetahui kondisi perkembangan janin. Beberapa tes kesehatan tersebut kadang membuat ibu hamil cemas dan akan mereda apabila hasil testnya baik.

Baca Juga : Tanda Kehamilan Minggu Pertama Setelah Berhubungan

Tekanan Saat Kehamilan

Perasaan stress, depresi dan perubahan emosi bisa membuat ibu menjadi kurang percaya diri bahkan menjadi tidak percaya untuk terbuka/ berkomunikasi dengan pasangan. Perasaan tidak menentu saat hamil bisa dikurangi dengan berbagi apa yang  dirasakan sehingga perasaan menjadi lebih plong.

Ada cara mengatasi emosi yang labil saat hamil seperti: banyak istirahat, menjaga asupan makanan, melakukan kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan, mengatur kegiatan sehingga ibu tidak merasa terbebani dan terbuka dengan suami, keluarga atau kawan dekat.

Demikian ulasan penyebab dan cara mengatasi suasana hati ibu hamil. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu mengatasi masalah tersebut.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *