Home Tips dan Trik Gejala​ ​&​ ​Cara​ ​Mengatasi​ ​Baby​ ​Blues​ ​Sindrom

Gejala​ ​&​ ​Cara​ ​Mengatasi​ ​Baby​ ​Blues​ ​Sindrom

by Edna Lopez
Walaupun dianggap wajar dan akan hilang dengan sendirinya, baby blues sindrom membuat ibu merasakan hari-hari penuh dengan perasaan yang tertekan dan ini bisa berdampak negatif untuk ibu dan bayinya. Perjuangan ibu ternyata belum cukup sampai proses persalinan. Dua minggu setelah melahirkan umumnya ibu akan dihinggapi perasaan kesal, lelah dan tertekan. Perasaan tersebut dikenal dengan istilah sindrom baby blues atau dikenal juga dengan sebutan post partum syndrom.  
Jika postpartum syndrome tidak kunjung sembuh atau lebih dari batas normal (2 minggu) maka akan berlanjut ke tingkat depresi atau postpartum despression (PPD). Penyebab syndrome ini bisa karena faktor hormone, fisik maupun psikis. Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengatasi post partum syndrome, namun ada baiknya kita mengetahui gejala-gejala yang ditimbulkan. Perasaan ibu yang mengalami gejala postpartum syndrome 
  1. Merasa sedih dan akan menangis tanpa sebab. 
  2. Mudah marah, kesal, tidak sabaran dan gampang tersinggung. 
  3. Muncul perasaan cemas kadang dihinggapi perasaan bersalah. 
  4. Menjadi protek/ memperhatikan bayi terlalu berlebihan atau bisa sebaliknya menjadi tidak tertarik dengan bayi. 
  5. Menjadi tidak percaya diri. 
  6. Berat badan bertambah disertai nafsu makan yang berlebihan atau berat badan turun drastis disertai tidak mau makan. 
  7. Muncul perasaan takut untuk menyakiti bayi maupun diri sendiri. 
  8. Perasaan kecewa bisa ke suami, bayi maupun diri sendiri.
Baca Juga:   Tidak Perlu Resah, ini Dia Kisaran Berat Badan Bayi Normal Sesuai Usia

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More