Tips dan Trik

Hal Penting yang Harus Diketahui Dalam Perkembangan Bayi Usia 16 Minggu

Sebagai orang tua, tentunya Anda tidak ingin melewatkan tumbuh kembang buah hati, mulai dari merangkak hingga mampu menggunakan kakinya untuk berjalan. Umumnya perkembangan gerak pada bayi terjadi pada usia 16 minggu cukup. Perkembangan bayi pada usia ini cukup beragam, mulai dari merangkak, mengangkat kaki saat digendong, mengucapkan celotehan suara, mengambil benda dan laun sebagainya.

Hal Penting yang Harus Diketahui Dalam Perkembangan Bayi Usia 16 Minggu

Selain memperhatikan perkembangan gerak bayi, sebagai orang tua Anda juga tak boleh luput memperhatikan hal-hal penting lainnya agar tumbuh kembang si kecil bisa berjalan secara optimal. Berikut ini ulasan lengkapnya.

Kemungkinan Bayi Mengalami Obesitas

Bagi sebagian orang menganggap obesitas atau kelebihan berat badan hanya terjadi pada orang dewasa saja, padahal kenyataanya tidak karena bayi juga bisa mengalami hal tersebut. Perkembangan bayi yang memiliki tubuh gemuk sering dianggap menggemaskan dan kebutuhan gizinya yang cukup.

Hal inilah yang tidak disadari para orang tua karena bisa saja tubuh gemuk sang bayi menandakan adanya gangguan kesehatan.  Namun, karena tak sedikit bayi yang berat badannya turun secara alami seiring bertambahnya umur karena mulai bisa melakukan gerakan yang intens seperti berjalan.

Permainan yang disukai si kecil

Umumnya, perkembangan bayi pada usia 16 minggu sudah bisa menunjukkan ekspresi senang saat melakukan kegiatan favorit mereka, salah satunya saat Anda mengajaknya bercanda dengan melemparkannya ke udara dan menangkapnya berulang kali. Namun, sebaiknya cara bermain ini Anda hentikan karena aksi ini sangat berbahaya untuk anak dengan usia di bawah 2 tahun.

Risiko yang paling mungkin terjadi pada bayi adalah terjadinya cedera saat digoyangkan atau digendong terlalu tinggi karena beban kepala bayi sama beratnya dengan keseluruhan berat tubuh. Perkembangan bayi yang belum optimal membuat otot leher masih lemah sehingga tidak kuat untuk menyokong beban kepala bayi.

Bukan hanya itu saja, guncangan yang terjadi pada bayi saat Anda mengajaknya bermain juga berisiko mengalami benturan otak dengan tengkorak sehingga dapat mengganggu perkembangan mental maupun fisik bayi di sepanjang hidupnya. Untuk itu, hindari bermain kasar bayi dan usahakan untuk selalu menyanggah kepala dan leher bayi dengan tangan Anda.

Jika ingin menghibur bayi dengan bermain, sebaiknya dudukkan bayi di dalam kereta dorong. Dengan cara aman ini, Anda masih tetap bisa bermain dengan si kecil tanpa mengganggu perkembang bayi yang sedang berada dalam masa pertumbuhan.

Menghindari kebiasaan bayi menggunakan dot

Bayi yang berusia 16 minggu biasanya belum bisa lepas dari dot atau empeng saat minum dengan botol susu. Bahkan untuk pengantar tidur pun bayi harus mengisap dot agar bisa tidur dengan lelap. Jika hal ini sudah menjadi kebiasaan, maka akan sulit untuk diatasi. Kendati demikian, jika Anda tidak ingin si kecil kecanduan dot, cobalah untuk berhenti sementara waktu.

Pada usia ini, perkembangan bayi, khususnya dalam mengingat masih terbatas sehingga mereka akan mudah lupa dengan dot jika Anda membiasakannya. Untuk menyiasatinya, Anda bisa menimang bayi dan nyanyikan lagu pengantar tidur atau membiarkan bayi mengisap tangannya sendiri.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *