Tips dan Trik

Hati-hati, Pola Makan Ibu Hamil yang Kurang Baik Bisa Memicu Bayi Cacat

Seperti apa pola makan yang Anda jalani saat merencanakan kehamilan atau semasa hamil? Jangan salah, pola makan yang Anda lakukan selama masa kehamilan ternyata bisa memberikan dampak pada janin dan kandungan. Saat merencanakan kehamilan atau semasa hamil, Anda dituntut mengkonsumsi makanan sehat yang direkomendasikan untuk mendukung kondisi hamil. Bila asupan tersebut tidak bisa dipenuhi dengan baik, Anda berisiko melahirkan bayi cacat.

Hati-hati, Pola Makan Ibu Hamil yang Kurang Baik Bisa Memicu Bayi Cacat

Bayi yang lahir dengan kondisi cacat bisa mengalami kelainan mental dan fisik. Hal tersebut juga bisa memicu kematian pada bayi. Namun, Anda masih bisa mencegahnya dengan memenuhi asupan yang dianjurkan ketika merencanakan masa kehamilan atau saat hamil. Menurut ahli diet, bila Anda kurang mengkonsumsi asupan yang memiliki kandungan vitamin B9, si kecil bisa berisiko lahir dengan cacat saraf. Kondisi ini adalah cacat yang mempengaruhi otak atau saraf tulang belakang. Kondisi ini biasanya terjadi selama 3 bulan masa kehamilan.

Ada 2 jenis cacat tabung saraf yang umum yakni spina bifida. Kondisi ini adalah keadaan tulang belakang janin tidak menutup secara penuh. Hal tersebut membuat saraf rusak dan terjadi kelumpuhan kaki. Sedangkan untuk anensefali adalah kondisi dimana otak serta tengkorak si kecil tidak berkembang. Kelainan tersebut menyebabkannya lahir dalam kondisi tidak bernyawa sesaat sesudah lahir ke dunia.

Mencegah Bayi Lahir Cacat

Untuk mencegah bayi cacat, disarankan mengkonsumsi asam folat paling tidak 400 mcg per hari, dimulai dari sebulan sebelum hamil sampai mencapai 3 bulan pertama kehamilan. Sesudah kandungan memasuki usia 4 bulan sampai 9 bulan, Anda bisa menaikkan dosisnya menjadi 600 mcg.

Asam folat alami dapat ditemukan pada makanan seperti asparagus, kacang tanah, jeruk, bayam serta sereal yang difortifikasi asam folat.  Agar bisa lebih praktis, Anda bisa mengkonsumsi suplemen asam folat dengan dosis tersebut. Selain kekurangan asam folat, kekurangan vitamin B12 dapat memicu kondisi tersebut. Menurut ahli, vitamin ini penting sebagai penunjang fungsi sistem saraf dan produksi sel darah merah. Disarankan, ibu hamil mengkonsumsi vitamin B12 setiap hari sebanyak 2,6 mcg.

Kelainan Lain

Selain bayi cacat saraf tulang belakang, pola makan yang buruk juga dapat memicu bayi mengalami beberapa kondisi seperti:

  • Bibir sumbing sampai ke langit-langit mulut. Kekurangan asupan nutrisi ketika hamil dapat meningkatkan peluang Anda melahirkan bayi dalam kondisi tersebut.
  • Penyakit jantung bawaan. Kondisi ini berisiko tinggi pada bayi, bila Anda kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B2, apalagi jika Anda gemar mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh.
  • Hernia diafragma bawaan. Kondisi tersebut berisiko tinggi menimpa bayi, apabila Anda kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium, vitamin E, B12. Kondisi tersebut ditandai dengan lubang di selaput diafragma.
Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *