Seputar Bayi

Ikatan Batin Ibu dan Bayi Baru Lahir

Ketika pertama kali melihat dunia yang baru, bayi baru lahir spontan akan menangis. Inilah komunikasi pertama yang dilakukannya. Menangis bagi bahasa orang dewasa berbeda dengan bahasa bayi. Dari sini seorang Ibu akan mengenal berbagai macam jenis tangisan bayinya. Menangis karena lapar, haus, meminta untung ditimang, dan masih banyak lagi keinginan bayi yang diinstruksikan dengan menangis.

Ikatan Batin Ibu dan Bayi Baru Lahir

Memahami Bahasa Bayi

Untuk pertama kalinya mungkin Anda akan sedikit kebingungan dengan tangisan bayi yang berbeda-beda, dari yang rendah, terputus-putus atau melengking panjang. Tidak perlu dikhawatirkan karena kesemuanya itu adalah cara bayi menyampaikan pesan kepada orang di sekitarnya. Sebagai seorang ibu yang telah mengandungnya selama 9 bulan ikatan batin dengan seorang anak pasti akan terlatih dengan sendirinya. Dari hari ke hari Anda dapat membedakan bahwa tangisan rendah, berarti bayi sedang lapar, tangisan yang terputus-putus mengisyaratkan bahwa dia sedang sedih, minta ditimang, dan lain sebagainya.

Bukan hanya orang dewasa yang bisa merasa bad mood, bayi-pun juga memiliki rasa yang sama. Ketika ada suara keras yang mengganggunya atau merasa diacuhkan, kadang bayi akan menangis meronta-ronta tidak jelas. Jika keadaan ini Anda alami, Anda dapat mencari sumber tangisan tersebut untuk menenangkan bayi Anda.

Bukan hanya melalui tangisan, gerak-gerik atau tingkah laku bayi juga bisa menjadi media komunikasi. Bayi baru lahir cenderung lebih banyak menangis karena proses adaptasinya. Seorang ibu mungkin akan merasa stress dengan keadaan bayinya yang sering menangis tidak jelas setiap waktu, namun hal ini tidak akan berlangsung lama. Pada usia bayi 3 atau 4 bulan, cara komunikasi bayi melalui tangisan sudah berkurang.

Keadaan yang Mungkin Dikhawatirkan

Ada beberapa keadaan yang bisa saja membuat seorang ibu khawatir terhadap bayi baru lahir. Kekhawatiran yang berujung pada rasa takut hendaknya dihindari. Seorang ibu dapat mengkonsultasikan masalah bayinya kepada dokter, seperti ketika bayi tidak nafsu makan, atau pernafasannya yang terlihat sedikit berbeda. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk memastikannya.

Bayi yang menangis terlalu lama dengan nada kesakitan kadang juga membuat seorang ibu khawatir. Perlu dikenali beberapa alasan:

  • Sakit. Sebagian besar bayi merasa lebih nyaman jika digendong, namun ada beberapa kasus yang justru bayi terlihat tidak nyaman, sampai menangis. Hal ini bisa saja bayi dalam kondisi sakit atau demam.
  • Iritasi pada mata. Bukan tidak mungkin struktur mata bayi yang sensitive terkena benda asing yang membuat matanya memerah dan pedih.
  • Merasa kesakitan. Kesakitan yang dirasakan bayi bisa memicunya untuk menangis. Memberitahu kepada ibunya bahwa dia sedang merasa kesakitan.

Untuk masalah fisik yang terlihat, mungkin Anda dapat mengantisipasi sendiri, akan tetapi untuk kondisi yang berhubungan dengan kemampuan melihat dan mendengar bayi, Anda harus menghubungi dokter untuk pengetesan dengan alat-alat medis tertentu.

Baca juga artikel menarik lainnya di boxbayi.net

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *