Perawatan Bayi / Perlengkapan Bayi / Seputar Bayi

Jangan Gunakan Obat Panu Pada Kulit Bayi Belang seperti Panu!

Di usianya yang masih amat muda, bayi sering kali mengalami pertumbuhan yang belum sempurna. Salah satunya adalah kulit sensitif yang ditandai dengan bercak pada kulit bayi belang seperti panu, yang berwarna lebih putih daripada kulit di sekitarnya. Pada fase ini, banyak orang yang menyalahkan ASI sebagai penyebabnya. Apalagi kalau kulit bayi belang seperti panu di sekitar pipi, mulut, dan dahi. Sebagai orangtua, tentu Anda sebaiknya jangan panik apalagi terburu-buru memberikan obat panu kepada bayi. Ingat, anak Anda masih sangat sensitif kulitnya. Ada baiknya jika Anda memberikan gel lidah buaya yang terbukti aman bagi bayi.

Lidah buaya memiliki kandungan dan segala manfaat bagi kulit bayi loh! Lidah buaya mengandung sejumlah enzim seperti kalsium, tembaga, selenium, kromium, magnesium, potassium, natrium, dan seng yang membantu mengurangi berbagai peradangan pada kulit bayi. Dengan adanya kandungan mineral tersebut, lidah buaya sangat aman digunakan pada bayi yang berfungsi mengobati eksim, perawatan kulit terbakar, meningkatkan pertumbuhan rambut, penyembuh alami, dan meredakan berbagai ruam pada bayi.

Anda bisa memberikan lidah buaya kepada bayi dalam bentuk gel. Caranya, potong daun lidah buaya dengan pisau lalu cuci sampai bersih. Potong ujung kedua daun dan belah secara memanjang. Lepaskan gel lidah buaya yang terdapat pada bagian dalam daun lidah buaya secara hati-hati. Tempatkan pada wadah yang mudah dijangkau dan aplikasikan pada kulit bayi yang terkena ruam atau mengalami gejala sensitive dalam keadaan gel masih segar.

Kulit bayi yang belang layaknya panu ini bisa dipastikan bukanlah panu yang diderita oleh orang dewasa. Sehingga sebagai orangtua, Anda harus benar-benar berhati-hati. Jangan sampai Anda memberikan obat panu yang terkenal “keras” pada kulit bayi Anda yang masih sensitif.

Saat masa awal pertumbuhannya, bayi sering mengalami masalah kulit. Bercak putih pada kulit bayi ini misalnya, dikenal dengan vitiligo dalam dunia medis. Sampai saat ini pun belum ada penyebab yang jelas jadi jenis penyakit kulit ini. Namun Anda patut berlega hati, pasalnya bercak putih ini bukanlah bentuk kanker kulit, bukan disebabkan infeksi, dan sama sekali tidak menular.

Vitiligo terjadi karena jaringan kulit di bawah epidermis, melanocyte, berhenti memproduksi melanin sehingga menyebabkan adanya spot yang berwarna lebih muda dari warna kulit di sekelilingnya. Spot ini bisa menyebar, bisa juga menghilang secara perlahan. Biasanya vitiligo menyerang area yang sering terpapar sinar matahari seperti wajah, tangan, lipatan siku, lutut, mata, hidung, hingga pusar.

Bercak putih lainnya yang biasanya menjangkiti buah hati adalah Pitiriasis alba. Bedanya dengan vitiligo adalah selain adanya bercak putih, Pitiriasis alba ini disertai dengan sisik yang umumnya berbentuk oval atau bulat. Penyakit ini adalah peradangan ringan yang terjadi di kulit, terutama pada anak yang memiliki jenis kulit kering. Pitiriasis alba ini terjadi pada buah hati yang selalu terkena paparan sinar matahari. Sehingga ada baiknya bagi orangtua untuk mengoleskan tabir surya 30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Tidak hanya itu, orangtua juga wajib menjaga kebersihan kulit anak dan melakukan perawatan kulit pasca terkena sinar matahari, misalnya dengan memanfaatkan gel lidah buaya.

Referensi: https://review.bukalapak.com/mom/ini-dia-5-manfaat-lidah-buaya-untuk-kulit-bayi-mau-coba-46479

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *