Kesehatan / Manfaat Pangan

Kandungan Kacang Almond dan Manfaatnya yang Banyak Diabaikan

Mungkin saja Anda sudah tak asing dengan namanya, kacang almond. Namun tahukah Anda, bahwa ada kandungan kacang almond beserta manfaat kacang almond yang mungkin saja terabaikan? Di Indonesia sendiri kacang almond sebenarnya disebut dengan badam. Dengan nama lainnya adalah amandel atau almond.

Almond sendiri merupakan bagian dari sub keluarga Prunoidae dan berasal dari keluarga Rosacae. Di mana tumbuhan ini juga berada pada klasifikasi yang sama dengan tumbuhan persik dalam sub genus Amygdalus di dalam prunus sehingga buah badam sendiri terkadang disebut dengan Prunus dulcis.

Tanaman asli Timur Tengah ini memiliki dua jenis rasa yang berbeda, yaitu manis dan pahit. Almond sendiri dilapisi dengan tekstur seperti bahan kulit (cangkang). Biji yang ada di dalam cangkang yang keras itulah yang biasanya dimakan dan disebut sebagai kacang almond.

Seperti yang kita ketahui, bahwa kacang kacangan atau biji bijian juga termasuk penyumbang lemak nabati yang baik sehingga mampu untuk membantu proses metabolisme tubuh agar lancar sentosa. Beberapa kandungan kacang almond sendiri pada 100 gramnya terdiri dari 49 gram total lemak baik lemak jenuh maupun lemak tak jenuh. Terdapat kandungan karbohidrat sebanyak 22 gram yang terdiri dari serat pangan dan gula, kandungan protein sebanyak 21 gram, hingga pada kandungan sodium, kalium, dan vitamin lainnya.

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, masih terdapat kandungan magnesium dan zinc. Dengan adanya kandungan kandungan tersebut, membuat kacang almond juga semakin diminati untuk dikonsumsi selain memang karena rasanya yang enak. Eits, tunggu dulu, ternyata kacang almond sendiri ternyata juga memiliki manfaat. Di antaranya juga mampu untuk menangkal berbagai penyakit berat.

Nah mau tahu kan? Yuk kita simak!

Beberapa manfaat kacang almond untuk kesehatan, di antaranya:

  1. Mampu Mengurangi Kadar Kolesterol

Anda sering mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol seperti gorengan dan lain sebagainya? Tak ada salahnya jika Anda juga memasukkan kacang almond sebagai salah satu dari menu harian Anda. Karena kandungan vitamin E yang terdapat pada kacang almond mampu melindungi sel darah terhadap kerusakan yang terjadi. Kandungan antioksidannya juga mampu mencegah penyumbatan arteri akibat kolesterol.

  1. Mengurangi Risiko Kanker Usus Besar

Karena memang kandungan lemak yang baik terdapat pada kacang almond, mengonsumsi kacang almond juga mengurangi kemungkinan adanya kasus kanker usus besar pada tubuh.

  1. Menghindari Risiko Penyakit Jantung

Almond sendiri merupakan salah satu jenis kacang kacangan yang dapat meningkatkan lemak darah yang baik untuk jantung sehingga risiko penyakit jantung pun dapat terkurangi bila mengonsumsi almond pada pola makan tertentu.

  1. Mengendalikan Kadar Gula dalam Darah

Bagi penderita diabetes, kemungkinan akan terjadinya rasa lapar yang lebih sering memang sering terjadi. Hal ini tentunya juga berakibat buruk bila terlalu sering “mengemil”. Dengan mengganti pola konsumsi kacang almond sebagai selingan, dirasa mampu untuk merasa kenyang lebih lama sehingga kadar gula dalam darah dapat menjadi stabil.

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Percaya atau tidak, bahwa dengan mengonsumsi kalori dalam jumlah yang sama, jika Anda menerapkan pola makan yang dilengkapi dengan kacang almond, Anda akan mengalami penurunan berat badan sebanyak 7 persen daripada orang yang tidak mengonsumsinya. Ini artinya bahwa lemak yang terdapat pada kacang almond juga mampu menstabilkan lemak dalam tubuh yang dapat mengurangi berat badan.

 

 

Nah, setelah kita mengetahui kandungan dan manfaatnya apakah Anda tertarik untuk mengonsumsinya? Selain dapat digunakan sebagai camilan, kacang almond sendiri dapat disajikan dengan cara menjadikannya sebagai campuran bahan masakan, topping cake, bahkan pada topping minuman.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *