Seputar Ibu Hamil

Kapan Waktu yang Tepat untuk Tes Kehamilan? Ungkap Jawabannya di sini!

 

Harapan kebanyakan pasangan yang baru saja menikah, biasanya tidak jauh seputar keinginan segera menimang momongan. Merencanakan kehamilan pertama ini tentu juga butuh berbagai persiapan, salah satunya dengan mengecek tanda kehamilan. Gejala awal kehamilan yang paling banyak dialami oleh calon ibu adalah dengan ditandai dengan mulai terlambat datang bulan. Namun, tidak jarang terlambat menstruasi memang hanya karena suatu gangguan kecil saja sehingga saat dilakukan tes kehamilan, hasilnya negatif. Hal ini yang kadang menuai kekecewaan pada pasangan muda tersebut.

(Baca lebih jauh tentang tanda awal kehamilan di https://review.bukalapak.com/mom/hamil-atau-pms-nih-ini-7-tanda-awal-kehamilan-yang-wajib-kamu-tahu-16743)

Nah, sebenarnya, kapan sih waktu yang tepat untuk tes kehamilan?

Sebelum mencari tahu kapan waktu yang tepat untuk tes kehamilan, ada baiknya Anda dan pasangan Anda memahami cara kerja dari alat pendeteksi kehamilan atau lazim disebut dengan test pack. Test pack ini berfungsi untuk mendeteksi ada atau tidaknya hormon penanda kehamilan atau disebut dengan hormon human chorionic gonadotropin (HCG) pada urine. HCG ini diproduksi hanya saat terjadi penempelan sel pada rahim. HCG  akan beredar ke sistem peredaran darah sel telur telah berhasil dibuahi. Kadar HCG akan meningkat seiring dengan berjalannya waktu sehingga juga akan terdeteksi melalui test pack lewat urin dan akan ditandai dengan dua garis biasanya.

tes-urine-kehamilan.jpg (599×378)

Setiap test pack memiliki sensitivitas yang berbeda sehingga masing masing memiliki klaim yang berbeda kapan sudah bisa dilakukan tes kehamilan. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa hasil sudah bisa terlihat sejak 7 hari pasca berhubungan suami istri. Hal ini memang bisa saja terjadi karena HCG memang biasanya mulai aktif berproduksi setelah penempelan pada rahim yaitu sekitar 7 hari dari ovulasi. Namun banyak pula yang mengklaim paling tidak 5 hari sebelum perkiraan hari menstruasi berdasarkan siklus menstruasi bulanan.

Namun, jika Anda melakukan pada hari sebelum hari perkiraan menstruasi tiba dan mendapati hasil yang negatif, jangan buru buru bersedih. Bisa jadi memang kadar HCG dalam urin masih sangat rendah sehingga belum terdeteksi oleh test pack. Lakukan pemeriksaan berulang selang beberapa hari ke depan. Jika memang mendapati diri terlambat datang bulan namun hasil test pack negatif, coba ulangi selama beberapa minggu ke depan pada hari yang sama. Namun jika sudah terlambat lebih dari satu bulan dan hasil test pack masih negatif, ada baiknya konsultasi dengan bidan atau dokter spesialis kandungan.

test-kehamilan-dengan-test-pack.jpg (500×334)

Nah, dari berbagai merk test pack yang beredar, hampir seluruhnya mengklaim keakuratan mencapai 99% saat telat menstruasi. Meski demikian, menurut penelitian, hasil dari test pack bisa jadi kurang sensitif dan belum menjamin keakuratan. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa lebih baik menunggu beberapa hari setelah terlambat datang bulan untuk melakukan tes kehamilan.

Agar tes kehamilan yang dilakukan sendiri memang terbukti valid dan akurat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama, pastikan bahwa test pack yang Anda gunakan belum melampaui tanggal kadaluarsa. Selain itu, jika Anda telah menyimpan test pack dalam jangka waktu yang lama di tempat lembab (kamar mandi misalnya), ada kemungkinan test pack sudah rusak walau belum melewati tanggal kadaluarsa. Kemudian, untuk hasil yang optimal, lakukan pemeriksaan menggunakan urin segar di pagi hari. Hal ini karena urin sangat pekat dan jika memang terdapat hormon HCG, akan lebih mudah untuk terdeteksi. Kemudian, saat mencelupkan test pack, pastikan juga tidak melampaui batas maksimal ketinggian pencelupan alat. Setelah itu, pastikan muncul strip pertama yang berfungsi sebagai kontrol bahwa tes telah dilakukan dengan benar dan sempurna. Untuk hasilnya, jika muncul garis kedua setelah garis kontrol, maka besar kemungkinan Anda mengalami kehamilan. Namun jika belum, maka bisa diinterpretasikan negatif, atau bisa jadi masih belum terdeteksi kadar HCG-nya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *