Tips dan Trik

Kesalahan Paling Sering Saat Pemberian Bubur Bayi dan Makanan Pendamping ASI Lainnya

Sebagai orang tua harus banyak membaca dan mencari berbagai referensi untuk memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, apalagi soal pemberian nutrisi dan makanan pendamping ASI yang tepat. Umumnya orang tua sering memberikan makanan sejenis bubur bayi sebagai makanan awal bagi buah hati yang sedang melakukan pengenalan awal terhadap berbagai jenis makanan. Alih-alih memahami betul dalam penentuan makanan sehat untuk anak ternyata masih saja ada kesalahan yang dilakukan oleh para orang tua. Apalagi untuk para orang tua yang baru pertama mempunyai buah hati dalam masa tumbuh kembang.

Beberapa dari orang tua memang telah menyiapkan berbagai bahan makanan yang sehat namun dengan cara pengolahan yang salah tentunya tidak akan menjadi sebuah sajian yang menyehatkan lagi bagi buah hati. Dengan pemanfaatan bahan yang kurang maksimal tersebut akan berdampak pada keamanan kesehatan bayi. Berikut ini beberapa contoh kesalahan yang sering sekali dilakukan saat pemberian makanan pendamping ASI, antara lain:

Baca Juga:Aneka Resep Bubur Bayi Nikmat yang Bisa Dibuat Sendiri

  1. Kurangnya variasi menu pada makanan yang diberikan, sehingga nutrisi yang didapatkan bayi juga tidak lengkap. Walaupun memang sebenarnya dalam mengenalkan makanan pada buah hati memerlukan tahapan, tetapi setiap tahapnya harus berdasarkan bahan yang mengandung nutrisi banyak.
  2. Masih memberikan vitamin tambahan pada anak, padahal dalam kenyataannya kebutuhan nutrisi pada anak tersebut bisa dipenuhi oleh berbagai asupan makanan. Misalnya saja dari berbagai jenis bubur bayi yang diolah dari bahan sayur, buah, kacang-kacang yang itu semua mengandung banyak vitamin baik untuk mendorong pertumbuhan bayi secara alami.
  3. Hanya memberikan susu dengan alasan anak yang susah makan, padahal hal tersebut akan semakin membuat usus anak dalam kondisi buruk. Akibatnya usus tidak bisa terangsang dan tidak mengalami pertumbuhan.
  4. Memberikan makanan dengan tingkat kepadatan yang tidak tepat, hal ini tidak hanya satu dua orang tua yang melakukan. Alhasil saluran pencernaan bayipun akan terganggu akibat kepadatan jenis makanan yang tidak sesuai dan masuk kedalam mulut bayi.
  5. Kurang perhatian terhadap intensitas pemberian susu pada bayi, hal ini dapat menyebabkan salah satu alasan kenapa buah hati Anda sulit untuk makan. Susu formula ataupun ASI memang merupakan salah satu pendorong pertumbuhan anak, tetapi setelah pemberian makanan hal itu harus diatur sedemikian rupa jadwal pemberiannya supaya tetap seimbang.

Sebenarnya inti dari pembuatan sajian makanan untuk bayi itu tidak hanya berpatok pada rasa tetapi nutrisi yang terkandung didalamnya. Jadi lebih baik buah hati Anda menikmati berbagai rasa makanan asli yang diberikan tanpa adanya tambahan perasa seperti gula ataupun garam. Bukan karena selera makan orang dewasa yang berpatok pada rasa lalu pembuatan bubur bayi juga dianggap sama. Karena pemberian berbagai tambahan bahan perasa tersebut nyatanya dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan buah hati dalam jangka panjang.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *