Tips dan Trik

Ketahui Cara Menditeksi Pertumbuhan Bayi Yang Terhambat

Pertumbuhan bayi umumnya mengikuti pola yang sama, yaitu setelah ia dapat menguasai satu tahapan maka ia akan belajar ke tahap selanjutnya. Sayangnya tidak semua bayi cepat bertumbuh dan kembang. Ada juga bayi yang lebih lambat perkembangannya dari milestone yang berlaku.

Namun jangan terlalu khawatir, karena secara keseluruhan jika anda melihat perkembangan bayi tidak mengalami masalah maka bisa saja bayi mengalami pertumbuhan yang lambat. Tapi apabila bayi mengalami perkembangan yang lambat dan mengalami masalah pada perkembangan lainnya, maka Anda harus waspada karena bisa jadi bayi Anda mengalami masalah tumbuh kembang. Oleh sebab itu sebaiknya orang tua mengetahui tanda-tanda yang harus diwaspadai, diantaranya adalah sebagai berikut:

Pola Tidur Tidak Teratur

Saat usia bayi masih bulan pertama ia akan tidur selama 14-15 jam sehari, namun dengan pola tidur yang tidak teratur. Saat ia menginjak usia 4-6 bulan, pola tidurnya sudah mulai teratur dan sudah bisa tidur sepanjang malam hari.

Pertumbuhan bayi mengalami masalah umumnya ditandai dengan tidak memiliki pola tidur yang teratur. Polanya tidak konsisten dan tidak bisa tidur sendiri. Sebaiknya terus pantau bayi untuk mengetahui apakah bayi mengalami gangguan seperti napas terhenti.

Selalu Menangis

Menangis merupakan cara komunikasi bayi dan normal jika ia menangis karena lapas, mengantuk, merasa tidak nyaman, cari perhatian, popoknya basah dsb. Namun jika tidak ada penyebab pasti mengapa bayi selalu menangis, sebaiknya periksakan ke dokter. Karena dikhawatirkan ada bagian tubuhnya yang sakit atau mengalami gangguan pertumbuhan

Baca Juga: Ini Dia Alasan Bayi ASI Lebih Sehat Dan Pertumbuhannya Lebih Cepat

Jarang Bersuara

Saat usia bayi 2-3 bulan, ia mulai mengeluarkan suara seperti “aahh” atau “oohh”. Lalu saat usianya 4-6 bulan, ia sudah bisa mengoceh mengeluarkan kata-kata, seperti: “mama”, “mamam”, “dada” dsb. Bayi akan menyerap apa yang ia dengar. Jadi untuk melatih kemampuannya berkomunikasi ajak bayi bicara, menyanyi atau membacakan dongeng.

Anda harus waspada jika usia bayi sudah 6 bulan namun tidak bisa mengeluarkan suara atau mengoceh. Sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mengetahui kemungkinan yang terjadi.

Tidak Tertarik Dengan Mainan

Saat bayi menginjak usia 2-4 bulan, ia akan mulai tertarik dengan benda-benda yang ada disekelilingnya, termasuk mainannya. Anda bisa memberikan mainan yang bisa mengeluarkan suara atau yang bertekstur. Pada saat Anda memberikan mainan, lalu bayi hanya sebentar memainkannya, hal ini menunjukkan minatnya ketika disodori mainan tersebut.

Anda juga tidak perlu khawatir jika si kecil lebih memilih benda-benda yang bukan mainan yang menarik perhatiannya. Bayi cenderung memiliki minat terhadap benda-benda yang menarik perhatiannya. Namun, Anda harus waspada jika bayi sama sekali tidak tertarik dengan benda atau mainan yang diberikan kepadanya. Karena dikhawatirkan pertumbuhan bayi mengalami gangguan, jadi sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *