Tips dan Trik

Ketahui Faktor di Balik Penentuan Lahirnya Bayi Laki-laki Atau Perempuan

Kelahiran bayi tentunya menjadi momen yang amat dinanti. Ada orang tua yang berharap bisa punya anak perempuan, banyak juga yang menginginkan anak laki-laki. Untuk mengetahuinya, maka Anda bisa melakukan USG sehingga jenis kelamin anak bisa diketahui dengan benar. Namun banyak juga yang menolak USG dan hanya berpatokan pada mitos yang ada misalnya mitos wanita ngidam makan makanan asam adalah hamil anak perempuan atau ketika wanita hamil kerap berpenampilan cantik maka sedang hamil bayi laki-laki.

Memang mitos seperti ini sudah tersebar di masyarakat sejak zaman dulu sehingga banyak yang mempercayainya. Namun pada dasarnya, penentuan jenis kelamin pada anak itu adalah bergantung dari tipe kromosom pada sperma pria yang membuahi pada sel telur wanita. Selain jenis kelamin, nantinya kromosom ini juga lah yang akan menentukan ciri fisik dari manusia misalnya warna rambut, warna mata serta tinggi badannya. Setiap pasangan memiliki kemungkinan yang sama yaitu 50% banding 50% untuk memiliki anak laki-laki atau anak perempuan.

Kombinasi pada kromosom X dan juga kromosom Y akan membentuk jenis kelamin pada laki-laki dan untuk jenis kelamin perempuan maka terdiri dari dua kromosom X. Setiap sel pada sperma itu sendiri akan mampu mengandung satu kromosom X dan juga satu kromosom Y dan setiap sel telur wanita hanya mengandung satu kromosom X saja. Ketika ada pembuahan, maka sperma yang terdapat kromosom X maupun Y akan secepatnya menuju sel telur, tetapi hanya ada satu kromosom saja yang bisa bersatu dengan sel telur lalu menjadi janin nantinya. Dari proses inilah nantinya bisa membentuk jenis kelamin pada bayi. 

Di balik fakta tersebut, banyak sekali mitos yang tersebar di masyarakat dalam hal penentuan jenis kelamin ini dan banyak yang tidak terbukti secara medis. Berikut ini beberapa mitos yang banyak dipercaya:

Baca Juga:Tips Mempersiapkan Nama Bayi Laki-Laki dan Perempuan

  • Banyak konsumsi makanan tertentu

Jika wanita banyak konsumsi kalsium, magnesium hingga potassium akan bisa berpeluang untuk bisa mendapatkan anak perempuan. Sedangkan jika wanita banyak konsumsi daging serta makanan asin maka akan berpeluang untuk mengandung bayi laki-laki. Padahal kedua mitos ini belum terbukti kebenarannya.

  • Melakukan hubungan seks dengan posisi serta waktu tertentu

Ada juga mitos yang menyatakan jika posisi pria ada di atas maka akan bisa memungkinkan mendapat anak perempuan, sedang jika posisi berdiri maka akan bisa memungkinkan mendapat anak laki-laki. Mitos ini pun tidak benar adanya karena memang posisi seks tidak akan mempengaruhi pada jenis kelamin anak yang dikandung nantinya.

Itulah sedikit ulasan terkait jenis kelamin anak ketika hamil. Baik mengandung bayi laki-laki maupun perempuan, ada baiknya tetap disyukuri dan dijaga dengan baik sehingga bisa lahir dengan sehat.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *