Tips dan Trik

Lakukan Imunisasi Lengkap Pada Bayi Baru Lahir Supaya Terhindar dari Bahaya Penyakit Ini!

Orang tua mana yang menginginkan buah hati yang baru dilahirkan terserang berbagai penyakit berbahaya? Tentunya semua ingin keadaan anaknya tetap sehat dan tumbuh kembang sesuai yang diharapkan. Nah, untuk menghindari berbagai bahaya buruk terjadi tersebut orang tua harus melakukan imunisasi lengkap untuk bayi yang baru lahir. Vaksinasi sendiri dilakukan dengan tujuan untuk merangsang sistem kekebalan pada tubuh supaya lebih kuat terhadap berbagai jenis penyakit dimasa yang akan datang. Sebenarnya pemberian vaksin sendiri dapat dilakukan pada semua umur, tetapi akan lebih efektif jika diberikan pada usia tertentu seperti bayi, anak-anak, dewasa bahkan manula.

Jadi dapat dikatakan bahwa seorang bayi bukan hanya membutuhkan ASI eksklusif untuk membuatnya tumbuh sehat tetapi juga perlu dilakukannya vaksinasi. Dalam hal ini tentu tujuan utamanya mempersiapkan bayi akan lingkungan baru supaya tidak mudah terserang berbagai penyakit. Selain itu juga mencegah tingkat kematian bayi pada suatu negara. Nah, berikut ini beberapa jenis pemberian vaksin yang wajib dilakukan pada bayi, antara lain:

  • Vaksin lengkap HB O.

Hepatitis merupakan salah satu penyakit berbahaya yang menyerang pada bagian hati, ini merupakan salah satu penyakit yang merupakan penyebab terbesar kematian. Untuk bayi idealnya pemberian vaksin hepatitis B diberikan sedini mungkin, jika memungkinkan bisa diberikan imunisasi ini sebelum bayi berumur kurang dari 12 jam. Tetapi anjuran diberikan minimal bayi umur 2 bulan dengan interval 4 minggu dosis pertama.

  • Vaksin lengkap BCG dan polio 1.

Kemudian setelah buah hati Anda umur 1 bulan ada dua macam vaksinasi yang perlu diberikan yaitu BCG dan polio1. Untuk pertama kalinya BCG bisa diberikan pada usia kurang dari 2 bulan, jika belum dilakukan sampai umur 3 bulan harus segera lakukan cek tuber. Untuk folio sendiri bermacam-macam umumnya diberikan pada umur dua, empat, enam, 18 bulan dan juga enam serta delapan tahun.

  • Vaksin DPT atau HB 1 dan Folio 2.

Untuk dua jenis vaksin ini diberikan pada bayi umur 2 bulan, untuk DPT lazimnya diberikan selama 3 kali dalam beberapa interval umur. Dan untuk vaksin TT perlu juga diberikan untuk perempuan sebelum menikah dan satu kali pada ibu hamil.

Dan yang terakhir ada jenis pemberian vaksin campak pada anak umur 9 bulan, untuk dosis penguatan bisa dilakukan pada usia 24 bulan atau pada kelas 6 SD. Berbagai macam vaksinasi diatas tentunya mempunyai aturan interval dan juga dosis yang berbeda-beda. Jika buah hati Anda belum melakukan ataupun terlambat dalam satu saja jenis imunisasi lebih baik langsung bertanya kepada dokter anak. Akan diputuskan untuk melanjutkan pemberian vaksin atau mulai dari awal, karena satu dengan lainnya akan berbeda penentuan keputusannya.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *