Tips dan Trik

Manfaat Calon Ayah Sering Mengajak Bayi Bicara Sejak Di Dalam Kandungan

Pada dasarnya, sejak masih dalam kandungan, bayi sudah bisa mendengar dan membedakan suara-suara yang ada di sekitarnya. Dan ternyata suara-suara tersebut berpengaruh dalam proses tumbuh kembang janin hingga ketika ia lahir nanti. Oleh karena itu, sepanjang masa kehamilan Anda harus rajin mengajak bayi bicara. Bukan hanya ibu, berkomunikasi dengan calon bayi juga penting dilakukan oleh calon ayah. Berikut beberapa manfaat jika ayah mengajak bicara bayi yang masih dalam kandungan.

Manfaat Calon Ayah Sering Mengajak Bayi Bicara Sejak Di Dalam Kandungan

Kapan bayi sudah bisa mendengar?

University of Maryland Medical Center mengungkapkan bahwa sejak usia kehamilan 19 sampai 21 minggu bayi sudah dapat mendengar suara dari lingkungan luar. Namun, tak sedikit pula yang baru akan menanggapi suara pada awal minggu ke-24. Selain itu akan mulai merespon di antara usia 26-30 minggu. Sebuah penelitian terhadap bayi prematur menunjukkan bahwa daripada suara bernada tinggi khas suara ibu mereka lebih fokus terhadap suara bernada rendah yang dimiliki oleh ayah.

Pentingnya calon ayah mengajak bayi bicara sejak dalam kandungan

Tak sedikit penelitian yang membuktikan bahwa ternyata peran ayah dalam mengajak bayi bicara jauh lebih besar untuk perkembangan calon buah hatinya. Saat pertama kali mengajak bayi dalam kandungan berbicara mungkin Anda akan merasa seperti sedang ngobrol sendiri, tetapi hal tersebut dapat membantu Anda berdua membangun ikatan yang langgeng. Baik saat masih dalam rahim maupun ketika telah lahir, Studi menunjukkan bahwa suara Anda yang ia dengar akan terasa menenangkan. Terlebih lagi, sering mengajak bayi berbicara juga membantu ia belajar.

Apa yang bisa ayah katakan pada bayinya?

Anda bisa mengajak bayi bicara mengenai apa yang sedang ia kerjakan dan bagaimana hari-hari yang ia lalui bisa Anda bicarakan dengan si kecil. Anda juga bisa memberi tahu ia bagaimana Anda bertemu dengan si ibu, atau sesederhana memberi tahu hobi Anda. Ini bisa membantu mereka merasa lebih dekat dengan suara ayahnya Meskipun bayi belum benar-benar mengerti apa yang Anda bicarakan.

Meski apa yang  Anda katakan belum bisa dimengerti bayi, setidaknya pada trimester ketiga mereka telah mendengar dan mengenal sedikit tentang keluarganya. Anda juga bisa membacakan cerita untuknya atau memperdengarkan musik. Oleh Karena itu, sering-seringlah mengajak calon bayi Anda berkomunikasi. Tanpa Anda sadari, lama-lama respon tertentu akan diberikan si kecil terhadap suara yang Anda berikan. Misalnya,  memberi tendangan halus, pergerakan kecil, dan sebagainya.

Tentunya kebiasaan berkomunikasi ini juga perlu dilanjutkan Setelah si kecil lahir. Hal tersebut bisa lebih cepat mengembangkan motoriknya karena ia merasa lebih diperhatikan.

Perkembangan anak dipengaruhi oleh peran ayah

Dua hal terpenting yang wajib diwaspadai oleh para ayah adalah Kondisi stres sang ibu dan kebiasaan merokok sang ayah. Bayi dalam kandungan rentan turut merasakan stres jika ibunya dalam keadaan khawatir berlebih atau stress. Hal tersebut berakibat pada perkembangan janin yang terhambat. Selain itu, bila Anda perokok aktif segera hentikan kebiasaan merokok.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *