Perlengkapan Anak

Manfaat Penting Imunisasi Bayi dan Balita

Imunisasi bayi dan balita memiliki manfaat penting untuk mencegah sakit berat, cacat, wabah, dan kematian. Namun, di masyarakat kini beredar semakin kencang isu-isu yang salah tentang imunisasi. Isu-isu itu di antaranya, vaksin itu berbahaya, mengandung racun dan lemak babi, dibuat dari janin bayi, mengakibatkan autisme, atau menimbulkan kematian.

Agar tidak gelisah karena isu yang salah tentang imunisasi bayi yang disebarkan oleh bukan praktisi imunisasi, masyarakat dan orang tua harus memahami info yang benar seputar imunisasi. Sebagai contoh, isu tentang MMR menyebabkan autisme dilontarkan oleh Wakefield, seorang dokter ahli bedah Inggris. Dia bukanlah seorang dokter spesialis anak dan hanya menggunakan 18 anak sebagai responden. Selain itu, ditemukan pemalsuan data pada laporannya dan sudah dinyatakan tidak sahih oleh British Medical Association dalam British Medical Journal pada Februari 2011. Berdasarkan publikasi 26 penelitian lain, ditemukan bahwa tidak ada hubungan antara vaksin dan autisme.

Aman dan bermanfaat

Berkebalikan dengan asumsi sebagian kecil masyarakat, sampai saat ini 194 negara justru menyatakan bahwa imunisasi bayi terbukti aman dan bermanfaat. Kesimpulan ini diperoleh berdasarkan berbagai penelitian dari lembaga-lembaga resmi nasional dan internasional yang beranggotakan pakar-pakar imunologi, epidemiologi, mikrobiologi, biostatistik, farmakologi, kesehatan masyarakat, penyakit infeksi dan spesialis anak. Oleh karena itu, negara-negara tersebut, baik yang memiliki tingkat sosial ekonomi tinggi maupun rendah, mayoritas penduduk muslim maupun non-muslim, tetap gencar melakukan imunisasi rutin agar lebih dari 85 % bayi dan balita terlindung dari penyakit-penyakit berbahaya yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Reaksi normal

Demam, kemerahan, dan sedikit bengkak di sekitar tempat suntikan merupakan reaksi normal setelah diimunisasi. Ini tidak berbahaya dan akan hilang dalam beberapa hari. Untuk meredakan demam, Anda bisa memberikan obat penurun panas khusus bayi setiap 4 jam sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter atau bidan, pakaikan baju yang tipis, dan beri minum atau susui sesering mungkin. Bila panas badan cukup tinggi, boleh dibantu dengan kompresan air hangat. Bila panas tetap berlanjut lebih dari 2 hari, segera bawa kembali ke dokter/bidan yang memberi imunisasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Masih bisa tertular, tapi tidak membahayakan

Setelah mendapat imunisasi bayi dan balita, tidak berarti buah hati Anda akan langsung kebal terhadap  penyakit berbahaya. Diperlukan waktu sekitar 2-4 minggu agar timbul kekebalan spesifik terhadap penyakit tersebut. Ini berarti dalam rentang waktu ini bayi Anda masih mungkin terserang penyakit tersebut, namun umumnya akan jauh lebih ringan dibanding mereka yang tidak diimunisasi.

Bayi yang sedang demam ringan dan tidak rewel boleh diimunisasi

Walaupun sedang batuk, pilek, atau diare ringan yang tidak disertai demam, bayi dan balita yang ceria tetap aman diberi imunisasi. Bila imunisasi bayi terlewat dari jadwal semula karena suatu hal, imunisasi sebelumnya tidak hangus dan tidak perlu diulang. Anda bisa melanjutkan imunisasinya sesuai urutan.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *