Tips dan Trik

Memilih Dot Bayi

Sudah sejak lama sekali perlengkapan bayi yang satu ini dipakai oleh ibu – ibu untuk bayinya. Si kecil yang imut ini memang sangat disukai oleh bayi. Penggunaan dot bayi memang lazim digunakan ibu – ibu untuk menenangkan bayinya atau ketika menyusui bayinya tanpa ASI. Apalagi jika memang ibu tidak bisa menyusui. Bahkan ketika ASI nya bisa keluar dengan normal penggunaan perlengkapan bayi yang satu ini tetap digunakan ibu. Minimal sebagai opsi tambahan. Oleh karena itu memilih dot bayi menjadi bagian yang sangat penting dilakukan.

Memilih Dot Bayi

Dot bayi diberikan ketika bayi dalam masa pertumbuhan yang kritis yaitu dibawah satu tahun. Karena saat itu kondisi bayi masih sangat rentan, maka pemilihan dot bayi tidak boleh sembarang. Karena bila dilakukan dengan sembarangan, bisa berbahaya. Minimal akan mempengaruhi perkembangan bayi. Agar tidak salah memilih, berikut ada hal – hal yang harus diperhatikan ketika memilih dot bayi.

  • Perhatikan bahan dot

Pada umumnya dot terbuat dari dua jenis bahan yang biasa dipakai yaitu lateks  dan silikon. Kedua bahan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing – masing tentunya. Untuk yang tebuat dari bahan lateks memang lebih fleksibel dan lembut. Tapi sayang sekali mudah sekali rusak atau tidak bisa bertahan lama. Sedang untuk yang berbahan dari silikon lebih kuat dan tahan lama. Pada sejumlah kasus banyak bayi yang alergi terhadap  bahan lateks meskipun secara kontur lebih lembut dan fleksibel. Bagi bayi sendiri dot adalah benda asing. Ini artinya meskipun sangat disukai oleh bayi tapi sangat rentan mempengaruhi perkembangannya. Terutama yang berkaitan dengan gigi tentunya .

  • Bentuk dot

Dipasaran pada umumnya dot berbentuk kubah atau seperti lonceng. Ada juga dot yang dirancang dengan menyesuaikan dengan gusi dan langit – langit bayi. Tapi harus diingat bahwa dot sejatinya adalah sebagai pengganti puting dari ibu. Karena memang bagian puting inilah yang merupakan koneksi fisik atau kontak fisik langsung antara bayi dengan ibu ketika menyusui. Begitu pentingnya bagian ini sehingga haruslah yang nyaman untuk bayi sehingga tidak terlalu merasa perbedaan antara puting susu ibu dengan dot. Oleh karena pilihlah dot yang mempunyai  bentuk dot yang paling mirip dengan puting susu ibu.

  • Ukuran dan aliran

Hal ini tentu saja berkaitan dengan usia bayi. Usia bayi tertentu membutuhkan ukuran dan aliran yang tertentu pula. Secara umum bisa digambarkan untuk bayi yang baru lahir membutuhkan dot dengan ukuran kecil dan aliran yang lambat. Dan untuk bayi yang sudah lebih besar membutuhkan dot dengan ukuran besar dan aliran yang lebih cepat. Jadi disesuaikan dengan usia bayi tersebut.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *