Tips dan Trik

Mengatasi Bayi Susah BAB Secara Efektif

Bayi berusia 2 sampai dengan 3 tahun pada umumnya akan mengalami sembelit atau susah buang air besar. Hal seperti ini merupakan bukan kejadian yang aneh, namun tidak semua orang tua mengerti cara mengatasinya. Banyak tanda – tanda bayi yang mengalami sembelit diantaranya bayi tidak buang air besar selama 3 kali dalam seminggu, bentuk feses  yang keras dan bayi mengalami kesulitan dan kesakitan dalam mengeluarkan feses tersebut. Kondisi seperti ini akan menyebabkan bayi akan mengalami trauma ketika akan buang air besar. Para orang tua harus bisa mengatasi bayi susah bab secara efektif dan efisien agar bayi tidak mengalami kesakitan dan trauma yang berkepanjangan.

Mengatasi  Bayi Susah BAB Secara Efektif

Penanganan bayi yang mengalami susah buang air besar dibedakan berdasarkan kelompok umur bayi tersebut dengan tujuan agar penanganannya bisa dilakukan secara maksimal. Kenapa harus dibedakan berdasarkan kelompok umur? Karena bayi belum bisa melakukan penyesuaian secara alami dan perkembangan tiap usia akan berbeda – beda.

Penanganan kelompok umur bayi kurang dari enam bulan ketika mengalami sembelit atau susah buang air besar adalah sebagai berikut :

  • Mendiskusikan dengan dokter mengenai komposisi susu formula yang akan diberikan kepada bayi. Hal tersebut akan mengantisipasi secara dini supaya menghindari bayi susah bab.
  • Penggunaan obat pelunak kotoran atau tinja berdasarkan resep dokter bisa diberikan dengan cara mencampurkan dengan susu formula.

Sedangkan untuk penanganan kelompok umur enam bulan sampai dengan dua tahun  dengan cara sebagai berikut :

  • Memberikan makanan yang mengandung laktasi alami seperti prune atau plum. Buah ini merupakan jenis buah yang mengandung serat yang tinggi dan banyak dijual di supermarket – supermarket. Karena tekstur daging buah plum lebih kenyal dan memiliki rasa manis – manis asam sebaiknya disajikan dengan mencampur dengan buah – buahan yang lain seperti apel, cranberry atau apricot sehingga rasa jusnya akan disukai oleh bayi. Jus buah prune atau plum tersebut diberikan sebanyak 3 sendok makan dalam 3 kali seminggu.
  • Memberikan obat pelunak tinja dengan resep dokter apabila bayi mengalami sembelit atau susah buang air besar yang parah.
  • Membiasakan anak untuk duduk atau jongkok di toilet selama 2 – 4 menit meskipun dalam keadaan  anak tidak ingin buang air besar. Hal – hal seperti akan membiasakan anak dalam belajar merespon sendiri apabila anak ingin buang air besar.
  • Memberikan makanan sehat yang berserat  seperti sayuran setidaknya tiga kali sehari dan hindari makanan sereal yang siap saji seperti corn flake.
  • Membatasi pemberian susu yang berasal dari sapi ketika anak berusia lebih dari 18 bulan dan hindari memberikan minuman manis sebelum makanan utama.

Penanganan pertama seperti di atas adalah cara mengatasi efektif dan efisien yang bisa dilakukan di rumah. Apabila penanganan pertama tidak ada perkembangan yang berarti maka Periksa dan konsultasikan ke dokter supaya menghindari bayi tidak mengalami sembelit yang semakin parah.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *