Tips dan Trik

Mengatasi Kondisi Kolik Bayi yang Benar

Kita mungkin pernah menemui suatu keadaan bayi yang menangis secara terus-menerus dan tidak bisa dikendalikan. Keadaan bayi ini disebut dengan istilah kolik. Bayi bahkan menangis selama lebih dari tiga jam dalam sehari selama tiga hari berturut-turut. Kolik bayi biasanya terjadi pada anak usia di bawah 5 bulan. Kondisi ini juga bukanlah suatu penyakit yang berpengaruh pada kondisi bayi jangka panjang. Umumnya, kolik akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Saat kolik terjadi pada buah hati Anda, ada cara-cara yang bisa dilakukan untuk meredakannya.

Mengatasi Kondisi Kolik Bayi yang Benar

Gejala dan tanda-tanda kolik

Menangis umumnya merupakan kondisi yang wajar terjadi pada bayi. Bayi yang rewel pun tidak selalu merupakan kolik. Untuk lebih detilnya, berikut adalah beberapa tanda kolik yang sering terjadi, antara lain:

  1. Menangis tanda alasan yang jelas. Bayi biasanya menangis karena memerlukan sesuatu, misalnya ingin buang air kecil, ingin diganti popok, atau ingin minum ASI. Menangis pada keadaan kolik, justru terjadi karena tidak ada sebab-sebab tersebut.
  2. Perubahan postur, berupa tangan mengepal, otot perut kencang, dan kaki melingkar.
  3. Jadwal menangis yang rutin setiap harinya. Bayi yang mengidap kolik biasanya memiliki kebiasaan menangis yang sama setiap harinya. Seperti menangis selama tiga jam per hari di pagi atau sore hari.

Hal yang memicu terjadinya kolik bayi

Banyak teori yang menyatakan tentang faktor-faktor yang menjadi pemicu terjadinya kolik pada bayi. Salah satunya adalah ibu yang merokok selama masa kehamilan hingga setelah persalinan. Kolik biasanya juga jarang terjadi pada anak pertama. Sementara pola makan ibu, bukanlah salah satu faktor pemicu terjadinya kolik.

Bagaimana mendiagnosis kolik?

Apabila bayi mengalami gejala yang menghawatirkan, seperti muntah atau demam tinggi, doter biasanya akan melakukan tes laboratorium untuk menentukan penyebab kolik. Namun, jika tanda-tanda ini belum muncul, biasanya dokter hanya menyarankan tentang bagaimana cara menyusui yang benar dan memastikan bayi sendawa.

Cara mengobati kolik

Sampai sekarang belum ada metode yang terbukti ampuh pada setiap bayi. Namun, Anda tetap bisa melakukan cara-cara berikut sebagai usaha untuk mengurangi gejala kolik yang terjadi.

  • Menggunakan probiotik atau obat pereda gas. Probiotik sendiri adalah zat yang membantu menjaga keseimbangan alami bakteri baik pada saluran pencernaan. Sementara obat pereda gas adalah jenis obat yang bisa Anda dapatkan dari resep dokter.
  • Mengganti susu formula bayi. Susu formula memang bukan menjadi penyebab terjadinya kolik bayi, namun dengan mengganti susu formula jenis hydrolysate dapat memberikan perubahan apabila bayi mengalami alergi.
  • Mengganti botol susu. Mencoba jenis dot yang berbeda dapat membantu meringankan gejala kolik. Botol yang memiliki kantung yang dapat dilipat dapat mengurangi jumlah udara yang ditelan.
Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *