Tips dan Trik

Mengenal Bayi Kuning dan Tips Tanggap Menanganinya

Siapa yang tidak kenal dengan penyakit kuning? Penyakit ini bisa saja menyerang bayi yang baru lahir. Saat terjadi bayi kuning, tanda yang dialami umumnya menyebabkan bagian putih mata anak Anda berubah jadi warna kuning. Umumnya kondisi ini tidak berbahaya dan bisa pulih dengan sendirinya. Namun tetap saja, jika dibiarkan dan tidak kunjung hilang, ini akan membahayakan Si Kecil.

Mengenal Bayi Kuning dan Tips Tanggap Menanganinya

Tanda Lain Bayi Kuning

Agar Anda bisa mengatasi dan tanggap terhadap bayi kuning ini, Anda perlu memerhatikan beberapa perbedaan tanda-tandanya yang selain putih mata berubah jadi kuning, hal ini juga akan membuat urine pada bayi berwarna kuning pekat. Padahal seharusnya, urine yang dikeluarkan bayi saat baru lahir adalah tidak berwarna. Selain itu, tanda lainnya adalah warna tinja yang pucat serta telapak kaki atau tangan yang menguning.

Penyebabnya

Kondisi yang terjadi pada bayi dengan tanda atau gejala seperti itu diakibatkan oleh kondisi bayi yang kelebihan bilirubin (unsur kuning) pada darahnya. Biasanya, bayi yang baru lahir akan memiliki kadar sel darah yang tinggi sehingga bisa memicu produksi bilirubin yang berlebih pula. Proses pembentukan bilirubin ini terjadi ketika sel-sel darah merah yang sudah tua itu dihancurkan.

Umumnya kondisi ini terjadi karena penyakit kuning fisiologis di mana proses pembuangan bilirubin terhambat saat bayi baru lahir sebab organ hati belum sempurna. Namun setelah hitungan minggu, hal tersebut akan menghilang dengan sendirinya.

Kenali Penyebab Lain

Meskipun kebanyakan kasus tidak berbahaya dan merupakan bawaan fisiologis kelahiran, namun, terkadang hal tersebut bisa disebabkan karena beberapa hal atau penyakit seperti, sepsis pada bayi, infeksi virus atau bakteri, kerusakan hati, pendarahan internal, sel darah merah yang rusak atau abnormal, masalah pencernaan, atau ketidakcocokan rhesus dan golongan darah yang terjadi antara ibu dan bayi.

Selain itu, bayi yang lebih berisiko terkena penyakit kuning adalah bayi yang dilahirkan prematur atau lahir sebelum waktu normalnya. Bisa juga karena bayi yang dilahirkan dalam keadaan yang memar atau pada bayi yang kesulitan dalam mengonsumsi ASI.

Kenali Gejala yang Tidak Wajar

Jika tanda bayi kuning disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan, ini bisa jadi pertanda meningkatnya adar bilirubi. Jika hal tersebut terjadi, akan menembus otak dan merusak sel-sel otak hingga pada akhirnya menyebabkan ensefalopati akut. Adapun gejala-gejala yang ditimbulkan sebagai berikut:

  • Demam
  • Muntah
  • Lesu
  • Sulit bangun tidur
  • Leher dan tubuh melengkung ke bagian belakang
  • Kulitnya menguning
  • Sering rewel
  • Kemampuan mengisapnya buruk, seperti saat minum ASI

Yang Harus Dilakukan

Jika bayi Anda mengalami hal demikian, bisa jadi bayi kuning tersebut akan membahayakan. Segera hubungi dokter agar cepat ditangani untuk mencegah kerusakan permanen pada otak. Biasanya medis akan melakukan fototerapi. Namun, Anda juga bisa mencegahnya dengan memberikan nutrisi atau ASI yang cukup, bisa juga menjemur bayi pada waktu-waktu tertentu di pagi hari.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *