Tips dan Trik

Mengenal Fenomena Kembar Siam

Mempunyai anak adalah dambaan setiap orang yang berkeluarga. Setelah menunggu selama 9 bulan, alangkah bahagianya jika bayi anda lahir dengan selamat, sehat dan dalam kondisi normal. Apalagi jika anda dipercaya untuk mendapatkan anak atau bayi 2 langsung atau kembar. Tidak terbayang bagaimana bahagianya. Tapi bagaimana jika mendapatkan kembar siam? Mungkin juga tidak bisa tergambarkan bagaimana perasaan anda sebagai orang tua. Sangat mungkin antara bahagia dan tidak bahagia, bahkan mungkin cenderung sedih. Mendapatkan bayi dengan kondisi seperti itu memang bukan hal yang menyenangkan.  Fenomena kondisi bayi seperti ini memang sudah terjadi sejak dulu. Untuk itu ada baiknya anda mengenal fenomena kembar siam, setidaknya sebagai pengetahuan saja.

Mengenal Fenomena Kembar Siam

Bayi kembar siam adalah suatu kondisi bayi kembar dimana  kedua bayi tersebut menyatu dalam satu tubuh.  Intinya ada 2 orang dalam satu tubuh yang sama. Fenomena bayi kembar siam terjadi akibat zigot dari bayi kembar tersebut gagal terpisah dengan sempurna. Bayi kembar sendiri pada umumnya terbagi dua. Kembar monozigot dan dizigot. Kembar monozigot yaitu kembar yang berasal dari satu sel telur. Sedang dizigot yaitu kembar berasal dari dua sel telur.  Sebenarnya tidak masalah kedua kondisi tersebut. Yang menjadi masalah adalah ketika fase membelah dua setelah dibuahi oleh sperma. Apakah sempurna terbelah sempurna atau tidak. Apabila terpisah sempurna maka akan menjadi bayi kembar yang normal. Nah, seperti yang disebutkan sebelumnya bila tidak terpisah sempurna maka terjdilah kembar siam. Proses pembelahan sel  telur sendiri terbagi dalam empat waktu atau periode. Keempat waktu tersebut yaitu 0 – 72 jam, 4 – 8 hari, 9 – 12 hari dan 13 hari atau lebih. Keempat waktu tersebut mempunyai atau menunjukan kondisi tertentu. Dimana setiap kondisi berbeda – beda. Infeksi, kurang gizi dan masalah lingkungan diduga juga mempengaruhi kemampuan sel telur untuk membelah diri setelah dibuahi oleh sperma.

Kondisi bayi kembar siam sendiri diperkirakan terjadi pada satu dalam 200.000 kelahiran. Jadi memang termasuk langka terjadi. Tapi tentu saja kemungkinannya tetap ada. Fenomena ini memberikan dampak lain yaitu persentase kemampuan bertahan hidup. Diperkirakan kemungkinan bertahan hidup antara 5% dan 25% saja.

Baca juga tips dan trik nya ketika merawat bayi kembar siam. Simak selengkapnya di boxbayi.net 

Kelahiran kembar sendiri  banyak diduga dipengaruhi oleh faktor genetik. Selain faktor genetik atau keturunan, faktor lainnya adalah penggunaan obat penyubur. Logikanya adalah ketika mencoba menggunakan obat penyubur, sel telur yang matang saat bersamaan menjadi lebih banyak akibat rangsangan dari obat tersebut. Nah, kembali lagi proses pembelahan setelah proses pembuahan oleh sperma inilah yang menjadi penentunya. Hal tersebutlah yang diluar kontrol dari medis sekalipun.

Hal yang bisa anda lakukan adalah menjaga kesehatan kehamilan dan sering cek up.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *