Tips dan Trik

Mengenal Lebih Dalam Tentang Bayi Prematur

Hamil dan melahirkan bayi mungil yang sehat dan lucu adalah impian setiap pasangan. Meskipun untuk itu seorang ibu harus berkorban selama masa mengandung 9 bulan. Belum lagi sakitnya saat proses melahirkan yang harus dialami. Tapi itu semua tidak menyurutkan keinginan tiap pasangan untuk mendapatkan keturunan. Masalahnya seringkali tidak semulus proses seharusnya. Meskipun tidak selalu begitu. Kelahiran bayi prematur salah satu hal kasus yang banyak ditemui. Ini suatu kondisi yang bisa membahayakan bayi dan ibunya. Banyak wanita yang kurang pengetahuan tentang masalah ini.  Ada baiknya memang mengenal lebih dalam tentang bayi prematur  ini.

Mengenal Lebih Dalam Tentang Bayi Prematur

Bayi prematur adalah bayi yang dilahirkan pada masa kehamilan yang tidak normal atau kurang dari masa optimal kehamilan. Normalnya kehamilan itu mencapai 40 minggu. Bayi prematur dilahirkan pada masa kehamilan 37 minggu atau kurang dari itu.

Bayi prematur mempunyai kondisi yang berbeda dari yang terlahir normal. Ukuran bayi prematur biasanya lebih kecil dari yang normal. Dan biasanya ukuran kepala cenderung lebih besar dari badannya. Perbedaan ukuran tersebut memang wajar karena seharusnya bayi masih dalam masa pertumbuhan beberapa minggu lagi untuk optimal. Selain itu ada ciri atau kondisi lain dari bayi prematur  yaitu :

Baca Juga:Rawat Bayi Prematur dengan Cara Berikut Ini Agar Tetap Bisa Tumbuh dengan Normal

  • Tubuhnya dipenuhi dengan  bulu halus (lanugo).
  • Suhu tubuh rendah
  • Pernapsan terganggu.
  • Bentuk matanya tidak sebulat bayi normal karena kekurangan lemak tubuh.
  • Sorot mata tajam.
  • Kemampuan menghisap dan menelan, sehingga menyebabkan susah makan.

Bayi prematur memang sangat rentan kondisinya. Itulah biasanya memerlukan penanganan dan perawatan yang khusus. Kondisinya biasanya mengharuskan dirawat dalam inkubator. Alat ini berfungsi untuk mengontrol suhu bayi agar tetap dalam suhu seperti masih dalam kandungan. Dalam inkubator fungsi napas bayi juga dapat dievaluasi. Intinya dengan incubator kondisi bayi bisa lebih terkontrol. Perkembangan bayi bisa dilihat dari berat badannya, salah satunya. Pada umumnya bila berat badan bayi telah mencapai 2000 – 2250 gram, artinya sudah mulai normal atau membaik.  Walaupun belum optimal sudah dianggap perkembangannya baik. Meski begitu ada tes yang lainnya yaitu tes kemampuan beradaptasinya di suhu ruangan. Caranya ialah dengan mengeluarkan bayi dari inkubator. Bila sudah mampu beradaptasi dengan suhu diluar inkubator artinya sudah bisa dilakukan diluar inkubator. Untuk lebih memaksimalkan lagi, ada baiknya jika bayi anda mendapatkan asupan ASI yang mencukupi. Ini sangat membantu perkembangan kondisi dan kesehatan bayi prematur.

Nah, meskipun jangan sampai terjadi pada diri anda. Tapi setidaknya jika terjadi, anda tidak perlu panik. Ilmu kesehatan dan perkembangan teknologi kesehatan berkembang pesat, mampu menangani kondisi ini lebih baik lagi.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *