Tips dan Trik

Mengenal Macam Penyakit Bayi yang Sering Terjadi di Usia Awal

Memiliki bayi merupakan sebuah anugerah yang tak terhingga bagi pasangan orang tua. Sudah selayaknya anugerah tersebut dijaga dengan sepenuh hati agar senantiasa sehat dan tumbuh dengan sempurna. Apalagi bayi di usia awal kehidupannya masih belum memiliki daya tahan tubuh maksimal layaknya manusia dewasa dan belum bisa melakukan apa-apa untuk memenuhi kebutuhannya. Bahkan tak jarang, bayi mengalami sakit meski sudah dirawat semaksimal mungkin. Bagi Anda yang baru memiliki bayi, ada baiknya menambah wawasan mengenai berbagai penyakit bayi yang mungkin menyerang si kecil sehingga dapat mengantisipasinya dengan lebih siap.

Mengenal Macam Penyakit Bayi yang Sering Terjadi di Usia Awal 

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit yang sering menyerang bayi sebagai wawasan Anda para orang tua:

  • Biang keringat.

Biang keringat sering terjadi pada bayi terutama di musim kering atau kemarau. Suhu lingkungan yang panas membuat kulit bayi yang masih sensitif dan peka terhadap sinar matahari langsung menjadi iritasi. Akibatnya timbul bintik-bintik merah dan terasa gatal. Bayi akan sering merasa terganggu sehingga menangis ketika mengalami penyakit ini. Jika bayi Anda mengalaminya, segera taburkan bedak anti gatal dan jangan membawa bayi ke area dengan paparan sinar matahari langsung terutama di siang hari. Gunakan pakaian bayi yang memberi efek sejuk dengan sirkulasi udara yang cukup.

  • Ruam popok.

Ruam popok merupakan gejala penyakit bayi yang umumnya terjadi di bagian pantat bayi. Penyakit ini terjadi akibat kulit bayi yang sensitif terus bersentuhan dengan urine dan tinja. Udara di bagian pantat yang juga lembab akan semakin memperburuk kondisi jika tak segera ditangani. Kulit bayi akan menjadi kemerahan bahkan lecet akibat gesekan dengan popok. Untuk penanganannya, cari tahu apakah popok yang digunakan mempengaruhi terjadinya ruam. Jika iya, maka gantilah popok dengan merk lainnya atau gunakan popok kain yang dibuat dari bahan kain lembut. Yang paling penting adalah selalu membersihkan area pantat bayi hingga bersih setelah bayi buang air kecil ataupun besar. Segera hubungi dokter jika ruam tak segera sembuh.

  • Diare.

Tinja pada bayi memang sering kali berupa setengah padat atau lembek karena makanan bayi yang belum terlalu padat dan sistem cernanya yang belum sempurna. Namun jika kotoran bayi Anda terus menerus lembek bahkan cair dan berwarna hitam atau merah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter karena ada kemungkinan virus atau kontaminasi bakteri. 

Beberapa penyakit bayi di atas sering menyerang bayi baru lahir dengan tingkat keparahan yang beragam. Jika Anda sebagai orang tua sudah memiliki pengetahuan yang cukup untuk menanggulangi ataupun mencegahnya maka resiko bayi terkena penyakit tersebut atau mengalami gejala yang lebih parah akan bisa diminimalisir sehingga bayi bisa selalu sehat dan ceria.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *