Tips dan Trik

Mengenal Penyebab Kolik Bayi yang Paling Sering Terjadi

Pernah mendengar istilah kolik bayi? Kolik merupakan keadaan nyeri yang bisanya dialami bayi, ketika ia terlalu banyak kemasukan udara ketika menyusu. Kolik akan menyebabkan lambung meregang dan mengganggu normalnya sistem pencernaan si bayi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan bayi menangis sepanjang waktu lebih dari tiga jam lamanya.

Mengenal Penyebab Kolik Bayi yang Paling Sering Terjadi

Mengenal penyebab kolik bayi

Menurut para ahli, kolik yang panjang merupakan pelepasan fisik pada bayi yang sensitif. Namun, belum ada yang mengetahui secara pasti apa penyebab kolik pada bayi. Penyebabnya mungkin beragam dan berbeda dari satu bayi dengan bayi lainnya.  Pada suatu hari mungkin bayi tidak dapat menangani apa yang ia lihat, dengar, atau sensasi yang ia rasakan. Karena kemampuan berbicaranya yang belum bisa mengutarakan apa yang dirasakan, ia cenderung hanya menangis secara terus menerus. Faktor cuaca pun kadang juga menjadi pemicu terjadinya kolik bayi. Bayi mungkin merasa dingin atau panas di saat-saat tertentu.

Ada teori lain yang menyebutkan bahwa kolik terjadi akibat ketidakseimbangan bakteri dalam usus bayi. Penelitian ini menunjukkan bayi kolik memiliki mikro flora usus yang berbeda dengan bayi yang tidak mengalami konflik. Pada kasus ini, pengobatan dapat dilakukan dengan menggunakan lactobacillus reuteri yang mampu membantu meredakan kolik.

Jika bayi Anda mengalami alergi susu (intoleransi), mungkin ini juga menjadi penyebab terjadinya kolik bayi. Masalah akibat alergi ini biasanya menyerang pada bagian perut. Jika masalah ini muncul, Anda dapat mengganti jenis susu formula bayi dengan susu khusus bagi bayi penderita intoleransi. Susu jenis ini mengandung protein susu yang telah dipecah, sehingga tidak akan menimbulkan alergi.

Cara tepat menangani kolik bayi

Kondisi bayi yang mengalami kolik, biasanya membuat orang tua frustasi. Jadi, langkah pertama sebelum menenangkan bayi adalah tenangkan diri Anda terlebih dahulu. Tanamkan dalam pikiran bahwa kondisi ini normal terjadi pada bayi dan tidak berbahaya. Anda tidak perlu merasa bersalah karena kondisi ini. Tetap rawat bayi dengan baik dan sabar mengatasi tingkah laku bayi yang rewel dan terus-menerus menangis tanpa alasan. Anda dapat melakukan cara-cara di bawah ini untuk menenangkan bayi.

  • Menggendong bayi dalam posisi miring
  • Mengayun-ayunkan bayi dengan lembut dalam gendongan
  • Bayi dibedong agar merasa hangat dan nyaman
  • Membiarkan bayi mengisap dot atau empong
  • Menyanyikan lagu-lagu yang lembut agar bayi merasa tenang
  • Membisikkan suara “ssshh..” di telinga bayi.

Jika Anda rasa gejala yang terjadi cukup serius seperti muntah, atau bahkan diare, Anda bisa memeriksakan ke dokter. Karena barangkali ada gejala penyakit yang menyebabkan bayi terus-terusan menangis. Pada kondisi yang seperti ini, dokter akan melakukan rontgen untuk mengetahui kondisi organ dalam bayi.  

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *