Tips dan Trik

Menyiapkan Persalinan Bayi Kembar

Peluang memiliki bayi kembar identik dapat terjadi pada 1 dari sekitar 400 wanita hamil. Setiap perempuan memiliki peluang yang sama karena kondisi ini tidak dipengaruhi faktor riwayat keluarga.

Banyak orang mengharapkan karunia bayi kembar dua atau lebih. Namun, di balik karunia yang membahagiakan tersebut, ada banyak hal yang harus dipersiapkan dan diperhatikan untuk menyambut kehadiran mereka.

Perbedaan persalinan pada kehamilan kembar dan kehamilan tunggal

Waktu persiapan ibu hamil kembar lebih singkat dibandingkan hamil tunggal karena bayi kembar cenderung lahir pada usia kehamilan kurang dari 38 minggu. Makin banyak jumlah bayi yang dikandung, makin tinggi risiko terjadinya kelahiran prematur. Karena itu bayi Anda mungkin akan diberi suntikan steroid untuk mempercepat perkembangan paru-paru mereka. Proses persalinannya juga cenderung melibatkan operasi caesar.

Risiko kehamilan bayi kembar

Risiko komplikasi pada wanita yang hamil kembar sebenarnya tidak lebih tinggi daripada mereka yang hamil normal bila mereka menjalankan pola makan dan gaya hidup yang sehat serta teratur. Namun, beberapa kondisi dan komplikasi berikut ini masih mungkin terjadi:

  • Tingginya kadar hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dapat menyebabkan morning sickness atau mual dan muntah yang lebih hebat.
  • Pertambahan berat badan rata-rata pada ibu hamil dengan satu janin adalah sekitar 11 kg, sementara pada janin kembar lebih tinggi, yakni  13-15 kg.
  • Risiko keguguran lebih tinggi pada ibu dengan bayi kembar terutama yang mengalami pendarahan kecil di awal masa kehamilan.
  • Bayi kembar yang berbagi pembuluh darah dalam plasenta berisiko mengalami pembagian darah yang tidak seimbang. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius pada kedua bayi dan biasanya ditangani dengan kelahiran lebih awal.
  • Lebih berisiko mengalami nyeri pada panggul dan punggung karena beban lebih besar.
  • Ibu hamil kembar cenderung mengalami wasir dan varises karena berat bayi lebih berisiko menekan pembuluh darah pada area panggul.
  • Tekanan pada perut berisiko menyebabkan gangguan pencernaan dan nyeri ulu hati.
  • Ibu yang hamil bayi kembar lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi di masa kehamilan.

Persiapan khusus yang perlu dilakukan untuk merawat bayi kembar

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Wanita yang hamil kembar berisiko terkena gangguan kesehatan yang lebih tinggi karena membawa dua janin atau lebih. Oleh karena itu mereka harus berolahraga secara teratur selama hamil, seperti senam Kegel, untuk menguatkan otot panggul.
  • Menyusui dan merawat dua bayi sekaligus akan membuat Anda cukup kelelahan, belum lagi ditambah dengan pekerjaan rumah tangga. Karena itu pertimbangkan untuk meminta bantuan kerabat untuk membantu Anda mengasuh Si Kembar setelah lahir.
  • Persiapkan biaya untuk dua anak sekaligus, baik dari dana untuk perlengkapan bayi hingga pendidikan mereka di masa depan.

Dengan persiapan yang baik, Anda dapat mengatasi tantangan merawat bayi kembar, sehingga dapat menjadi kebahagiaan ganda.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *