Perawatan Bayi

Nutrisi Bayi yang Membantu Perkembangan Otaknya

Sejak waktu kehamilan, ibu dianjurkan untuk makan makanan yang bernutrisi hal tersebut untuk membantu perkembangan bayi. Setelah bayi lahir ibu tetap harus memperhatikan makanan karena jika kekurangan nutrisi bisa berdampak buruk bagi tumbuh kembangnya. Berikut adalah nutrisi  bayi yang dibutuhkan untuk membantu tumbuh kembangnya baik fisik maupun kecerdasannya:

Protein

Nutrisi bayi pertama yang dibutuhkan adalah protein. Protein sangat berperan penting dalam perkembangan otaknya, bermanfaat mengarahkan sel saraf dan memindahkannya ke otak. Sel saraf tersebut membantu si kecil berpikir, memahami dan membuat persepsi apa yang ia temui disekitarnay.

Selain itu protein juga membantu mengoptimalkan panca indera. Jika masih menyusui, ibu bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi seperti: kacang-kacangan, daging, telur, ikan.

Omega 3 dan DHA

Agar kecerdasan otak bayi semakin bertambah, ia harus diberi makanan yang mengandung DHA dan Omega 3. Docosahexaenoic Acid atau lebih dikenal dengan singkatannya DHA sangat membantu perkembangan otak si kecil dengan optimal karena dapat meningkatkan psikomotorik dan perkembangan kecerdasan mental.

Kolin

Kolin adalah nutrisi yang dapat membantu pembentukan tulang belakang. Selain itu nurisi ini dapat membuat optimal perkembangan sel-sel di otak. Berdasarkan penelitian kolin dapat meningkatkan kemampuan kognitif bayi. Nutrisi kolin bisa didapat dengan mengkonsumsi kacang kedelai, susu dan telur yang menjadi sumber kolin.

Asam Folat

Asam folat membantu perkembangan otak janin dan bayi. Terutama saat masih di dalam kandungan karena bisa mencegah terjadinya cacat tabung syaraf atau spina bifida yang bisa menyebabkan tumor otak. Ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi asam folat sebanyak 600 mcg.

Vitamin B6 dan B12

Vitamin B6 bisa didapatkan dari makanan seperti: roti, sereal, ikan tuna, kacang-kacangan dan daging. Manfaatnya bisa membantu kemampuan  dan perkembangan adaptasi anak dengan lingkungannya.

Sedangkan vitamin B12 dapat membantu pembentukan myelin yang terdapat pada jaringan syaraf. Vitamin B12 bisa didapat di makanan seperti: sayuran, daging, sereal dan telur.

Zat Besi

Zat besi atau seng dapat membantu kerja otak menjadi lebih optimal karena fungsinya memproduksi sel darah putih yang bisa melawan infeksi. Zat besi juga berfungsi memastikan sel di dalam tubuh berkembang dan memperbaiki sel-sel yang sudah rusak. Sumber zat besi terdapat did aging ayam dan daging sapi.

Demikian pembahasan mengenai nutrisi yang dapat membantu perkembangan dan kecerdasan otak. Walaupun kecerdasan dipengaruhi oleh faktor internal seperti genetika namun faktor eksternalpun dapat mempengaruhi kecerdasannya, seperti: asupan nutrisi pada makanan, aktivitas fisik dan stimulasi.

Semoga artikel ini bisa dijadikan informasi yang bermanfaat dan berguna khususnya bagi Anda yang sedang mencari bahan mengenai asupan nutrisi bayi yang dapat merangsang keceradasan otak anak.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *