Perlengkapan Anak

Pantangan yang Baik Dihindari saat Ibu Menyusui

Memiliki buah hati adalah momen yang membahagiakan. Satu fase yang penting pula untuk tidak terlewatkan adalah masa-masa memberi ASI. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang penting untuk dihindari saat ibu sedang dalam masa menyusui bayi. Selain baik bagi kesehatan bayi, pantangan ini juga tentunya baik bagi diri ibu sendiri.

Apa yang Dimaksud Pantangan

Jika diperhatikan lebih lanjut, sebenarnya pantangan bukan berarti sama sekali tidak boleh. Namun, menghindari untuk sementara waktu, dalam hal ini saat sedang menyusui akan memberikan dampak positif baik bagi ibu maupun bayi. Pantangan bukan untuk merugikan, tetapi beralaskan kebaikan.

Pantangan yang paling umum adalah menghidari beberapa makanan yang bisa membahayakan bagi ASI yang menjadi asupan utama bayi. Selain itu, juga penting untuk menunda lebih dahulu keinginan mengembalikan bentuk badan seperti semula, secara ekstrem atau dengan cepat, alias diet ketat. Jadi, seperti apa pantangan yang perlu untuk dihindari ibu menyusui, berikut ulasannya.

Pantangan Makan yang Pedas dan Asam

Bagi sebagian orang dewasa, makan makanan pedas dan asam dapat menyebabkan sakit perut. Terlebih lagi bagi bayi yang saluran pencernaannya masih dalam masa pertumbuhan atau bisa dikatakan belum sempurna.

Makanan pedas akan mencemari ASI. Efek pedas dan panas yang ada dalam makanan pedas akan terbawa pada produksi ASI. Selain akan menyebabkan iritasi pada lambung bayi, makanan pedas juga akan menimbulkan diare pada bayi. Tentu tidak ingin hal itu terjadi pada bayimu bukan. Jadi, hindarilah makanan pedas untuk sementara, selama menyusui.

Makanan yang asam juga tidak berbeda dengan makanan pedas. Terlebih untuk ibu yang memiliki riwayat maag. Hal ini sangat penting untuk dihindari. Selain menyebabkan diare, makanan asam juga bisa mengakibatkan bayi terkena gangguan tidur.

Pantangan Minuman yang Mengandung Kafein

Untuk pantangan yang satu ini, sebenarnya sangat baik bagi ibu. Bayi yang mendapat asupan kafein akan sulit tidur. Hal itu tentu akan membuat waktu istirahat, baik bagi ibu maupun bayi menjadi berkurang. Padahal, tugas utama bayi adalah tidur.

Kafein bisa didapatkan dari minuman, seperti kopi dan teh. Untuk kamu yang rutin mengonsumsi kopi atau teh, namun sedang dalam masa menyusui sebaiknya mengurangi jumlahnya. Jika dalam sehari biasanya mengonsumsi 2—3 gelas, akan lebih baik jika itu dikonsumsi untuk satu minggu. Untuk menggantikannya, bisa divariasikan dengan jus buah atau susu. Selain menyehatkan, jus dan susu juga akan memenuhi kebutuhan vitamin bagi ibu dan bayi.

pantangan untuk ibu hamil

Pantang untuk Diet Ketat

Ibu menyusui bukan tidak diperbolehkan untuk diet, ada hal yang penting diperhatikan sebelum melakukan diet. Saat diet pastikan bahwa asupan yang dibutuhkan oleh ibu dan bayi tetap terpenuhi. Akan lebih baik jika ibu menyusui membicarakan lebih dahulu kepada dokter rencana diet yang aman untuk dijalani.

Salah satu cara terbaik untuk tetap memenuhi kebutuhan saat menyusui dibarengi dengan diet adalah mengganti nasi putih dengan beras cokelat atau beras merah. Selain itu, sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan air setiap hari, utamanya kebutuhan air putih, yaitu 8—12 gelas sehari. Selebihnya, rencanakan dengan baik asupan makanan untuk diet kepada dokter.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap klik di sini.

Sekali lagi, pantangan bukan berarti tidak boleh, tetapi perlu untuk dikurangi dan dihindari untuk sementara. Jika memang ingin melakukannya pilihlah waktu yang tepat atau aturlah cara menyusui yang tetap efektif.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *