Tips dan Trik

Pengertian dan Cara Merawat Anak Kembar Siam

Memiliki putra-putri yang sehat adalah harapan semua orang tua, namun hanya kuasa Tuhanlah yang bisa mengabulkan nya meski usaha yang dilakukan telah maksimal. Pada beberapa kasus kelahiran terdapat kejadian anak kembar yang lahir dengan anggota badan yang masih terhubung. Kejadian ini dinamakan kembar siam dengan resiko terjadi pada bayi perempuan yang lebih besar dibandingkan pada bayi laki-laki. Hal ini disebabkan oleh adanya kehamilan kembar yang berasal dari sel telur yang sama atau satu namun tidak mengalami pembelahan yang sempurna.

Kasus kembar yang memiliki bagian badan masih terhubung ini dialami oleh beberapa pasang kembar identik di dunia. Frekuensi kejadiannya adalah sekitar 1:20.000 kehamilan. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kelahiran siam dari suatu kehamilan yaitu:

  • Sel telur yang membelah dengan tidak sempurna.
  • Sel telur yang berhenti membelah setelah terjadinya pembuahan oleh sperma.

Pada banyak kasus , bagian dada bayilah yang sering kali mengalami penyatuan atau belum terpisah sempurna. Namun ada juga kasus dimana bagian kepala bayi yang menyatu, atau lengan dan panggul.

Kasus kembar siam di dunia sendiri mulai diangkat pada saat ada sepasang wanita kembar dengan kepala menyatu yang hendak menjalani operasi pemisahan diri. Kedua wanita asal Eropa ini telah hidup secara bergantungan satu sama lain selama puluhan tahun hingga akhirnya memberanikan diri mengambil keputusan untuk melakukan operasi pemisahan. Keduanya saling berbagi kepala, otak dan pembuluh darah di kepala yang menyebabkan mereka bisa berbagi perasaan dan emosi. Sayangnya setelah melakukan operasi pemisahan pembuluh darah, keduanya dinyatakan meninggal dunia di meja operasi.

Bagi orang tua yang memiliki anak terlahir dengan bagian tubuh yang masih menempel pada saudara kembarnya, cara perawatannya pasti berbeda dengan anak normal lainnya. Hal ini terutama sekali pada tingkat emosi sang anak yang lebih mudah merasa malu atau merasa kurang percaya diri ketika ia beranjak dewasa. Emosi orang tuapun bisa lebih mudah merasa down atau ketakutan akan nasib anak mereka nantinya. Namun apapun kondisi putra-putri kita sebagai orang tua pastilah harus merawatnya dengan optimal.

Berikan support kepada kedua anak kembar siam agar bisa menjalani hidup seperti anak pada umumnya. Jika memungkinkan sebaiknya anak kembar tersebut mengalami operasi sedini mungkin agar beban psikologisnya tidak terbawa hingga dewasa. Namun diperlukan keberanian yang luar biasa baik bagi kedua anak ataupun orang tua untuk memutuskan melakukan operasi pemisahan. Berikan mereka perhatian lebih namun sewajarnya dan ajarkan sedari dini untuk hidup seperti anak pada umumnya agar ketika operasi pemisahan berhasil mereka bisa melakukan pekerjaan sendiri sama seperti manusia lain yang dilahirkan secara normal.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *