Tips dan Trik

Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Kembung yang Jarang Diketahui

Tak jarang kita menemui kondisi bayi kembung. Hal ini mungkin membuat beberapa orang khawatir dan tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Kembung adalah kondisi dimana gas menumpuk di dalam perut, dan terasa penuh serta terkadang tampak bengkak dari luar. Lalu apakah hal ini wajar pada bayi? Berikut di bawah ini adalah beberapa penjelasannya.

Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Kembung yang Jarang Diketahui

Sebab-sebab bayi kembung

  • Sistem pencernaan yang belum matang. Hal ini sangat mungkin terjadi karena kondisi sistem pencernaan bayi yang belum sempurna. Seperti usus yang belum bisa menghasilkan miklofora yang normal.
  • Makanan yang dikonsumsi ibu. Sumber utama asupan seorang bayi adalah berasal dari ASI ibu. Ini memicu hubungan antar keduanya. Seperti, apa yang dikonsumsi ibu adalah juga yang dikonsumsi anak. Jika ibu mengkonsumsi makanan yang memicu pembentukan gas seperti brokoli, kol, bawang bombai, dan kacang, akan besar kemungkinan bayi mengalami kembung.
  • Menangis berlebihan. Kembung juga disebabkan karena menelan udara secara berlebihan. Ini terjadi jika bayi menangis terlalu lama sehingga udara yang masuk banyak.
  • Posisi menyusui yang salah. Usahakan untuk memposisikan bayi tidak pada kondisi yang memungkinkan bayi untuk menelan udara.

Hal yang harus dilakukan saat perut bayi kembung

Setelah mengetahui beberapa sebab terjadinya bayi kembung di atas, kita harus melakukan hal-hal di bawah ini apabila bayi mengalami kembung, antara lain:

  • Tummy Time. Kegiatan ini adalah dengan menengkurapkan bayi beberapa kali dalam sehari untuk menghindari banyaknya udara dan gas berlebih pada lambung. Selain itu, hal ini juga bisa membantu perkembangan motoric bayi.
  • Posisi menyusui. Salah satu trik yang perlu Anda lakukan untuk mencegah masuknya udara selama menyusui. Posisikan kepala bayi lebih tinggi dari perutnya, bisa dengan diberi bantalan lebih atau dengan lengan Anda. Posisi ini juga berlaku saat pemberian susu melalui botol minum. Jangan lupa untuk memilih jenis dot yang memiliki laju air normal, tidak terlalu lambat maupun cepat.
  • Sendawa bayi. Pastikan setelah pemberian ASI bayi sendawa. Jika pun tidak, Anda bisa membantunya sendawa dengan menaikkan bayi ke bahu serta goyang-goyangkan agar udara di dalam keluar.
  • Pijak perlahan. Jika beberapa cara di atas belum bisa membantu mengeluarkan udara pada perut bayi, Anda bisa memijat bagian perut. Pijat searah jarum jam, atau bisa dengan mengusap-usap bagian punggung bayi dengan posisi tengkurap atau bisa juga dengan mengayunkan secara perlahan kaki bayi. Ayunkan seperti mengayun sepeda.

Jika Anda sudah melakukan cara-cara di atas, maka kondisi kembung pada bayi bisa dicegah dan diatasi. Bayi kembung biasanya akan terus menangis dan terlihat tidak tenang. Jika sudah terlanjur kembung juga terkadang akan sulit untuk mengeluarkan semua gas di perutnya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *