Perawatan Bayi

Perkembangan Balita Sehat Usia 1 Tahun

Setiap orangtua tentunya menginginkan buah hatinya tumbuh sehat dan berkembang dengan baik. Untuk mengetahui hal tersebut, orangtua tentunya harus memantau setiap perkembangan buah hati, khususnya di masa 1000 hari pertama. Selain sudah mulai belajar berjalan, berikut ini adalah ciri perkembangan balita sehat usia 1 tahun:

Perkembangan Kognitif

Buah hati mulai mempunyai kemampuan untuk berpikir lebih banyak, belajar akan sesuatu, serta mulai mengingat setiap perilaku orang atau setiap kejadian yang berlangsung di sekitarnya. Balita juga mulai bisa menirukan gerakan, membayangkan sesuatu, juga memahami simbol-simbol tertentu.

Perkembangan Emosi

Perkembangan balita saat usia 1 tahun emosinya juga sudah mulai berkembang, hal ini ditandai dengan si anak yang akan menangis ketika dipisahkan dari orang terdekatnya, seperti ayah atau ibunya. Meski begitu, seiring waktu, balita akan mampu melakukan kegiatannya seorang diri, dan pada usia 1 tahun ini menjadi tahapan awal bagaimana balita belajar sesuatu sehingga sering menimbulkan konflik, kebingungan, dan terkadang merusak suatu benda.

Perkembangan Bahasa

Pada usia 1 tahun, balita biasanya sudah mulai paham beberapa kosakata dan sudah mampu mengucapkan beberapa kosa kata pendek meski belum sempurna dalam hal pengucapan.

Perkembangan Sensorik dan Motorik

Perkembangan sensorik serta motorik anak pada usia 1 tahun juga mulai bekerja dengan baik, misalnya anak bisa memegang sesuatu dengan mantap, atau meraih sesuatu yang diinginkan dengan pegangan yang sempurna.  

Ada banyak jenis perkembangan yang bisa diperhatikan oleh orangtua sebagai panduan anak yang berusia 1 tahun. Meski begitu, setiap anak itu unik, sehingga tidak semua bisa disamaratakan. Jangan pula menyamakan perkembangan anak dengan anak yang lainnya, tak perlu sedih jika anak belum mampu berjalan dengan baik sedangkan anak tetangga sudah bisa berlari, atau anak lain sudah bisa mengucapkan kosakata lebih banyak, sedangkan anak sendiri baru bisa mengucapkan satu atau dua patah kata.

Untuk menghadapi perkembangan anak, orangtua pun harus proaktif, misalnya lebih banyak berbicara pada anak untuk melatihnya berbicara, selain itu untuk melatih sesuatu, orangtua harus pula melakukan hal tersebut karena anak merupakan peniru yang ulung. Anak akan melihat hal-hal apa saja yang dilakukan oleh orangtuanya, sehingga ia pun nantinya akan mengikuti dan melakukan hal serupa.

Untuk meningkatkan perkembangan balita dalam hal komunikasi, orangtua harus mengajak anak berbicara atau menggunakan kata-kata yang bisa diingat oleh balita dengan mudah, pilih kata yang singkat serta mudah diingat. Dengan begitu anak akan bisa dengan mudah mengikuti kata-kata yang diucapkan oleh orangtuanya. Sedangkan untuk menunjang perkembangan sensorik dan motoriknya, orangtua bisa dengan mengajak anak bermain-main dengan beragam mainan dengan aneka tekstur sehingga sensorik dan motoriknya akan lebih peka.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *