Tips dan Trik

Perlu Tidak Memberikan Vitamin Bayi Usia Bawah 6 Bulan?

Untuk memaksimalkan pertumbuhan, perkembangan dan daya tahan tubuh, anak terutama yang masih bayi membutuhkan tambahan nutrisi misalnya vitamin. Namun, apakah boleh untuk memberikan vitamin bayi untuk bayi yang usianya dibawah 6 bulan? Jawabannya adalah bayi sebaiknya diberikan vitamin minimal saat bayi tersebut usianya 6 bulan. Untuk bayi yang masih di bawah usia 6 bulan, ASI masih menjadi sumber gizi yang terbaik untuk anak karena di dalam ASI terdapat sumber vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh dan tidak memberikan efek negatif untuk tubuh.

Walaupun vitamin sebaiknya diberikan pada usia minimal 6 bulan, namun untuk multivitamin atau yang lainnya sebaiknya diberikan ketika anak minimal berusia 1 tahun. Sebelum memberikan vitamin untuk bayi, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak untuk menentukan vitamin mana yang tepat untuk diberikan ke anak yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dari bayi Anda.

Ada beberapa kasus dimana anak bisa diberi vitamin bayi atau multivitamin walaupun usianya masih di bawah 6 bulan, yaitu:

  • Jika ibu vegetarian.
  • Jika bayi terlahir prematur dengan berat badan bayi yang rendah saat lahir.
  • ASI yang diberikan ke bayi sedikit yaitu kurang dari 500 ml per harinya.
  • Mempunyai penyakit yang kronis.

Setelah usia bayi lebih dari 6 bulan, selain memberikan vitamin, bayi bisa diberikan MPASI dan memberikan sayur dan buah yang bisa memenuhi kebutuhan vitamin anak tanpa harus memberikan vitamin ataupun suplemen. Suplemen vitamin dengan kandungan vitamin D (karena kandungan vitamin D di dalam ASI rendah) dan zat besi sangat dianjurkan dan seiring dengan perkembangan anak, bayi juga butuh akan kandungan asam folat, karbohidrat, protein, DHA, seng, asam omega-3.

Jenis vitamin bayi dan anak beserta dengan fungsinya yaitu:

  • Vitamin A: Menjaga kesehatan kulit, penglihatan, rambut dan sistem imun tubuh.
  • Vitamin B1 atau tiamin: Mengubah makanan menjadi energi.
  • Vitamin B2/riboflavin: Membantu tubuh untuk mengolah makanan jadi lemak dan juga membantu dalam penggunaan protein dan energi.
  • Vitamin B6: Menjaga kesehatan otak serta sistem imun.
  • Vitamin B12: Mempertahankan sel syaraf dan darah sehingga tetap sehat dan membuat DNA.
  • Vitamin C: Melindungi tubuh terhadap infeksi, membangun pertumbuhan dan penguatan tulang dan otot, membantu dalam proses penyembuhan luka.
  • Vitamin D: Membantu untuk dalam penyerapan kalsium dari makanan serta menguatkan tulang dan gigi.
  • Vitamin E: Melindungi sel dari kerusakan serta memperkuat sistem imun tubuh.
  • Vitamin K: Membantu proses pembekuan darah.

Namun, jangan lupa sebelum memberikan vitamin untuk anak Anda selain harus sesuai dengan petunjuk dokter, Anda juga harus memilih vitamin yang terdaftar BPOM dan lihat tanggal kadaluarsanya serta patuhi dosisnya agar anak Anda tetap sehat.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *