Tips dan Trik

Pilihan Nutrisi Bayi Berusia 4–12 Bulan

Menurut ilmu medis, sejak usia 4-6 bulan bayi sudah diperbolehkan mendapat makanan pendamping ASI. Para ahli mengatakan bahwa pada usia tersebut makanan padat sudah bisa diproses oleh sistem pencernaan bayi. Selain itu, dia juga mulai membutuhkan nutrisi bayi yang lebih dari sekadar ASI.

Coba perhatikan bayi Anda. Apakah sudah ada hal-hal berikut ini pada dirinya?

  • Dia bisa mengangkat leher dan kepalanya.
  • Walau baru saja diberi susu, dia masih terlihat kelaparan.
  • Berat badannya sudah naik dua kali lipat dari bobot lahirnya.
  • Dia mulai tertarik dengan apa yang Anda makan. Dia seperti mencoba untuk memegang/merebut makanan dari piring Anda.
  • Dia bisa menahan makanan di dalam mulut.

Jika hal-hal di atas sudah ada pada bayi Anda, itu artinya dia sudah siap diberi makanan padat untuk tambahan nutrisi bayi.

Pilihan makanan yang baik untuk nutrisi bayi Anda

Sayuran berdaun hijau gelap

Makanan ini kaya akan zat besi dan folat yang baik untuk kesehatannya. Pilihan terbaik yang bisa Anda berikan adalah bayam.

Sereal yang terbuat dari satu jenis bijian-bijian dan sudah diberi tambahan zat besi

Menu tambahan untuk nutrisi bayi ini bisa diberikan pada bayi berusia 4–6 bulan. Anda bisa mencampurkannya dengan ASI, susu formula, atau air mineral.

Yoghurt

Yoghurt sudah bisa dikenalkan pada bayi berusia 6 bulan. Tingginya kandungan kalsium dan vitamin D pada yoghurt sangat bermanfaat untuk perkembangan tulang dan giginya. Selain itu, bayi Anda juga tidak akan mudah sakit karena yoghurt mampu meningkatkan kekebalan tubuhnya dan mendukung kesehatan jantung serta otaknya.

Pilihlah yoghurt tawar tanpa tambahan gula, kemudian tambahkan pada buah-buahan yang dihaluskan seperti pisang, apel, atau alpukat. Anda juga bisa menambahkan ASI atau susu formula untuk membuatnya encer agar mudah ditelan oleh bayi Anda.

Brokoli

Brokoli kaya akan kalsium, serat, folat, dan sulfur yang baik untuk perkembangan tubuhnya. Tidak hanya itu, brokoli juga memiliki kandungan anti-kanker. Kandungan-kandungan ini bisa memberi rasa unik di lidah yang baik untuk mengenalkan berbagai rasa kepada bayi.

Makanan yang harus dihindari

Pada rentang usia 4-12 bulan bayi Anda tidak mengutamakan makanan dengan rasa yang dapat memanjakan lidahnya. Dia hanya makan untuk memenuhi perutnya yang lapar. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidak memberinya makanan yang mengandung banyak perasa tambahan seperti gula karena dia tidak membutuhkannya.

Jangan pula memberi makanan yang mengandung terlalu banyak garam, karena garam tidak baik bagi kesehatan ginjalnya. Selain itu, hindari memberinya kacang, telur mentah atau setengah matang, jenis ikan laut yang diduga mengandung merkuri, kerang-kerangan mentah, makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi, dan makanan rendah lemak. Dengan menjauhkan bayi Anda dari makanan-makanan yang berimbas negatif ini, Anda bisa membuatnya terhindar dari kerusakan gigi dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *