Perlengkapan Anak

Plus Minus Penggunaan Dot Bayi yang Harus Diketahui Oleh Para Ibu

Bayi belum bisa minum dengan menggunakan gelas seperti anak usia dewasa. Karenanya dibuatlah dot dengan bentuk menyerupai puting susu ibu sehingga bayi bisa menggunakannya dengan lebih aman. Dot bayi digunakan bersamaan dengan botol susu untuk memberikan minuman pada bayi. Minuman tersebut bisa berisi ASI ibu yang telah dipompa sebelumnya ataupun susu pendamping ASI atau susu formula. Penggunaan dot pada bayi untuk menggantikan ibu sangat umum digunakan dimanapun. Namun Anda sebagai orang tua juga perlu mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan penggunaan dot tersebut sehingga tahu kapan bayi perlu menggunakannya dan kapan bayi perlu berhenti menggunakannya.

 

Dot umumnya terbuat dari bahan karet sehingga mudah untuk dihisap maupun digigit sesuai dengan kondisi lidah dan gigi bayi. Dipasaran ada beberapa jenis dot yang dibedakan dari ketahanannya dan keamanannya untuk bayi. Beberapa dot dibuat dan diedarkan dengan harga murah karena hanya sebagai perantara minuman hingga bisa dikonsumsi bayi saja. Namun beberapa jenis lain dijual dengan harga yang lebih mahal karena memiliki fitur keamanan misalnya mencegah bayi tersedak dan juga lebih awet dari gigitan gigi si kecil yang gatal.

 

Bagi Anda para orang tua yang saat ini menggunakan dot bayi untuk memberikan putra-putri Anda susu, berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dot yang perlu diketahui.

 

  • Kelebihan:

 

  • Bisa menggantikan peran ibu terutama untuk ibu bekerja yang tetap ingin memberi bayinya ASI.
  • Mudah dibawa kemana-mana ketika akan mengajak si kecil jalan-jalan.
  • Bisa dicuci dengan mudah dan diganti ketika sudah rusak.
  • Mudah disterilkan dengan merendam menggunakan air panas.

Baca Juga : Tips Mencuci Dot Bayi yang Benar Agar Tetap Steril

  • Kekurangan:

 

  • Dapat mengganggu pertumbuhan gigi bayi.
  • Mudah ditumbuhi jamur jika tidak segera dicuci.
  • Mudah digigit oleh bayi sehingga cepat bocor untuk karet yang tipis.
  • Beberapa jenis dot tidak memiliki fitur anti sedak sehingga tak cocok digunakan untuk posisi bayi tiduran.
  • Tidak cocok untuk jenis minuman manis apalagi jika tidak langsung dibersihkan setelah digunakan.

 

Dari kelebihan dan kekurangan penggunaan dot di atas, botol bayi dengan dotnya memang memberikan kemudahan bagi orang tua untuk memberikan minuman pada bayi mereka. Namun karena langsung berhubungan dengan makanan dan minuman, sebaiknya setelah selesai digunakan, dot langsung dicuci dan distrerilkan menggunakan air panas sehingga jamur ataupun kuman penyakit yang ada bisa mati.

 

Untuk penggunaan jangka panjang, pemberian dot bayi sangat tidak dianjurkan karena bisa mengganggu pertumbuhan gigi bayi. Sebaiknya ketika bayi sudah berusia 2 tahun, segera diajarkan penggunaan sedotan atau gelas untuk menjaga agar gigi bayi bisa tumbuh dengan lebih baik. Penggunaan dot jangka panjang juga bisa menyebabkan bentuk mulut bayi menjadi lebih panjang yang tidak baik secara estetika.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *