Perawatan Bayi

Resiko yang Harus Ditanggung dan Persiapan Perawatan Bayi Kembar

Memiliki bayi kembar menjadi salah satu keinginan bagi sebagian orang. Dengan fikiran ada 2 bayi atau lebih dengan muka sama atau sifat yang sama pasti akan seru apalagi dengan tingkah laku bayi tersebut. Pada dasarnya, bayi yang kembar dibedakan menjadi 2, yaitu: 

  • Kembar fraternal atau tidak identik. Kembar ini terjadi karena 2 sel induk telur yang berbeda dan dibuahi oleh 2 sperma yang berbeda sehingga penampilan fisik juga akan berbeda.
  • Kembar identik yang terjadi karena 1 sel telur yang dibuahi oleh sperma dan kemudian terbelah dan menjadi 2 janin sehingga bayi akan mirip.

 Akan tetapi, resiko yang harus ditanggung oleh ibu yang mengandung baby kembar lebih besar dibandingkan dengan yang hanya mengandung 1 janin. Resiko tersebut adalah morning sickness yang akan lebih terasa. Hal tersebut disebabkan karena kadar hCG atau human chorionic gonadotropin saat masa kehamilan akan menjadi lebih tinggi sehingga resiko morning sickness juga akan lebih tinggi dan terasa.

Resiko yang Harus Ditanggung dan Persiapan Perawatan Bayi Kembar 

Kedua adalah transfusi antar bayi. Bayi yang kembar akan berbagi pembuluh darah saat ada di plasenta dan hal tersebut akan menyebabkan terjadinya pembagian darah yang tidak seimbang. Karena hal tersebut, akan ada bayi yang mendapatkan darah yang lebih banyak dan yang satunya tidak. Resiko tersebut akan menjadi masalah yang serius tidak hanya untuk bayi kembar namun juga untuk Anda yang mengandung. Tidak heran jika biasanya ditangani dengan kelahiran yang lebih awal atau prematur.

Resiko yang lain yang harus ditanggung saat mengandung bayi yang kembar adalah: 

  • Adanya resiko keguguran yang lebih tinggi dan pendarahan kecil pada awal kehamilan.
  • Berat badan menjadi lebih besar. Umumnya, ibu yang mengandung bayi yang kembar akan mengalami kenaikan berat badan kurang lebih 13-15 kg dan yang mengandung satu janin hanya sekitar 11 kg.
  • Pembuluh darah di area panggul menjadi lebih rentan tertekan sehingga ibu hamil dengan janin kembar cenderung mengalami varises dan wasir.
  • Tekanan di lambung sehingga menyebabkan nyeri ulu hati dan perut kembung.
  • Nyeri panggul dan punggung yang lebih terasa.
  • Resiko tekanan darah tinggi yang lebih besar.

Sedangkan jika Anda memasuki masa akan melahirkan atau HPL yang kian mendekat, untuk merawat bayi kembar Anda bisa mempersiapkan hal berikut: 

  • Olah tubuh yang lebih terkontrol dan rutin terutama untuk menguatkan otot panggung.
  • Mempersiapkan pengeluaran yang lebih besar karena kedepannya Anda harus menyiapkan biaya untuk 2 orang anak terutama untuk biaya pendidikan yang semakin lama semakin meninggi.
  • Jangan lupa mencari bantuan untuk merawat anak. Pada awal masa setelah melahirkan, Anda tentunya tidak hanya harus memulihkan tenaga Anda namun juga menjaga anak. Agar tidak kesusahan, maka dibutuhkan tenaga bantuan untuk merawat anak Anda.

Baca juga http://boxbayi.net/

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *