Perlengkapan Anak

Tanda-Tanda, Faktor Dan Cara Mencegah Leukemia Pada Anak

Sebagai orang tua, tentu saja rasa cinta dan kasih sayang pada diri anak menjadi hal penting yang diberikan. Tidak heran jika kebanyakan orang tua di seluruh dunia merasa bahwa nyawa anak jauh lebih penting daripada nyawa sendiri. Selain itu, orang tua juga bekerja keras membanting tulang untuk bisa memenuhi kebutuhan anak dan juga memberikan perlindungan, rasa aman, rasa kebahagiaan dan masih banyak lagi. Khususnya bagi seorang ibu, ibu menjadi pihak pertama yang akan ikut merasakan sesuatu hal yang dirasakan oleh anak. Misalkan saja anak dalam kondisi sakit, maka seorang ibu akan rela melakukan apa saja agar anaknya bisa segera mendapatkan kesembuhan. Nah, salah satu hal mengerikan yang ingin seorang ibu hindari yaitu jangan sampai anak sakit atau bahkan mengidap sakit tertentu. Salah satu penyakit mematikan yang bisa menyerang anak kapan saja dan dimana saja yaitu penyakit leukemia atau kanker darah.

Leukimia pada anak-anak ternyata bisa menyerang si kecil dalam usia berapapun. Kanker ini menjadi salah satu jenis kanker yang sangat umum pada anak dan juga remaja. Kondisinya yaitu sel sel darah putih yang tidak berkembang dengan normal atau yang sering disebut sebagai darah putih abnormal tersebut terbentuk pada sumsum tulang si kecil yang kemudian tersebar melalui aliran darah yang ada pada tumbuh. Selanjutnya sel darah putih abnormal tersebut mendesak sel tubuh yang sehat sehingga menimbulkan adanya ancaman tubuh terkena infeksi dan juga beberapa masalah yang lainnya. Maka dari itu, penting bagi Anda sebagai orang tua untuk mengetahui beberapa penyebab penyakit leukemia pada anak sehingga bisa dengan mudah melakukan pencegahan agar hal tersebut tidak terjadi pada anak Anda.

Untuk mengantisipasi penyakit tersebut, berikut ini akan kami sampaikan beberapa penyebab leukimia pada anak.

  1. Turunan

Turunan atau gangguan yang diwariskan menjadi salah satu penyebab utama leukemia menyerang seorang anak. Biasanya hal ini terjadi ketika salah satu anggota di dalam keluarga juga terserang leukemia. Maka dari itu, tidak heran jika kemudian dokter menganjurkan kepada si kecil yang memperlihatkan beberapa tanda-tanda dan memiliki faktor risiko leukemia karena keturunan untuk segera melakukan pengecekan dan cek up rutin untuk bisa mengetahui gejala dini yang timbul.

  1. Sistem imun

Sistem imun yang diwariskan pada si kecil juga bisa menjadi penyebab munculnya gejala leukemia pada si kecil. Meskipun penyakit berbahaya pada anak ini muncul maka pastikan Anda selalu memberikan semangat dan dorongan kepada si kecil untuk tetap sehat dan semangat untuk berobat. Ada beberapa tanda yang muncul pada anak yang mengalai gejala awal leukemia diantaranya yaitu sering mengalami nyeri pada sendi dan bagian-bagian tubuh tertentu, mengalami permasalahan pada gusi, sering demam, sering kelelahan, sesak nafas, dan juga batuk-batuk. Kulit si kecil juga akan terlihat jauh lebih pucat jika dibandingkan dengan anak-anak yang lainnya.

Apabila Anda merasa si kecil menunjukkan tanda-tanda tersebut dan memang dalam keluarga Anda memiliki histori riwayat penyakit leukemia maka Anda bisa langsung mengajak si kecil untuk melakukan pengetesan ke dokter. Beberapa rangkaian tes awal akan diberikan sehingga pastikan si kecil selalu didampingi setiap saat. Tes tersebut diantaranya yaitu tes darah yang dilakukan dengan mengukur jumlah sel darah merah dan sel darap putih yang ada di dalam tubuh dan juga memeriksa penyebaran dari sel putih abnormal tersebut. Sekali lagi, pengobatan penyakit kanker darah ini sangat penting sekali untuk dilakukan.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *